Sabtu, 20 Oktober 2018

Ganti Rugi Tak Kunjung Cair, Warga Korban Gusuran Cabut Kuasa Hukum

CILEGON, (KB).- Warga korban gusuran di Cikuasa Pantai dan Kramat Raya, Keluruhan Gerem, Kecamatan Grogol, mencabut kuasa penuh terhadap pengacara Evi Silvi Yuniatul Hayati. Pencabutan kuasa terhadap pengacara dilakukan karena warga menilai jika anggaran ganti rugi atas penggusuran rumah mereka beberapa tahun lalu, tidak kunjung cair.

Jamhari, koordinator warga korban gusuran mengatakan, alasan utama pencabutan kuasa lantaran hingga saat ini belum ada kejelasan penyelesaian seperti yang dijanjikan Evi. “Kita udah dua tahun terkatung-katung, selalu menunggu-nunggu. Akhirnya kita berinisiatif mencabut kuasa hukum,” kata Jamhari kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Jamhari menambahkan, warga sudah memenangkan gugatan atas Pemkot Cilegon untuk ganti rugi. Tanpa kuasa hukum, warga akan berjuang bersama-sama untuk menuntut ganti rugi ke Pemkot Cilegon.

“Putusan pengadilan dimenangkan oleh warga masyarakat, sekarang ada surat dari Mendagri juga agar Walikota Cilegon secepatnya mengganti kerugian masyarakat Cikuasa Pantai dan Kramat Raya. Masyarakat akan berjalan sendiri memperjuangkan ganti rugi ke Pemkot Cilegon,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengacara Evi Silvi Yuniatul Hayati menyatakan menolak permintaan beberapa warga terhadap pencabutan kuasa hukum penuh terhadap dirinya. Ia merasa permintaan beberapa warga gusuran mencabut kuasa penuh ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Proses hukum penggusuran ini kan masih tahap kasasi, karena di tingkat banding kita kalah. Itu juga (kasasi) inisiatif saya. Oke lah kalau 119 warga minta mencabut kuasa terhadap saya, tapi warga lainnya masih mempercayakan saya. 119 warga itu ada yang menunggangi dengan kepentingan politik dan kepentingan-kepentingan pribadi,” ucapnya. (AH)*


Sekilas Info

Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Cilegon Siap Fasilitasi Pekerja Non Formal

CILEGON, (KB).- Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon Bayu Panatagama, mengatakan, guna menekan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *