Gali Potensi Qari, LPTQ Akan Invetarisir Keahlian Ponpes

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Serang akan menginvetarisir pondok pensantren (Ponpes) yang ada di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan untuk memetakan keahlian ponpes yang nantinya akan diminta melakukan pembinaan secara khusus kepada qari dan qariah.

Ketua LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi mengatakan, LPTQ merupakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an. Fokusnya, yakni pembinaan dari tingkat desa sampai kecamatan.

“Karena dulu sejarahnya terkait LPTQ ini punya sejarah qari asli Serang sampai juara internasional dari tahun 1970-1980-an,” katanya kepada Kabar Banten, Senin (13/1/2020).

Sekarang, tutur dia, LPTQ akan kembali melakukan pembinaan di 29 kecamatan, sehingga akan menghasilkan potensi bakat yang selama ini terpendam.

“Karena diketahui bersama gudang qari ada di Kabupaten Serang. Saya yakin kalau ada pembinaan kontinu kami punya aset luar biasa,” ujarnya.

Disinggung soal sulitnya menghadapi Tangerang Selatan dalam gelaran MTQ, dia menuturkan, hal tersebut, karena Tangsel memiliki perguruan tinggi ilmu Alquran. Kemudian, ada lembaga pengembangan kaligrafi. Oleh karena itu, Kabupaten Serang juga akan melakukan pembinaan dengan menggaet ponpes.

“Makanya, kami ponpes yang spesialis kaligrafi, Syarhil Quran, Tilawatil Quran, kaligrafi, dan lainnya akan diinventarisir setelah itu akan dibina,” ucapnya.

Untuk pembinaan tersebut, kata dia, acuannya kepada pembina Tangsel. Pembina atau guru qari Tangsel tersebut, akan diundang untuk mengajar di Kabupaten Serang.

“Kami harus ada tempat khusus kaligrafi dan lainnya. Saya yakin, sejarah kami yang mewakili nanti dari Kabupaten Serang,” ujarnya.

Sementara, Asisten Daerah II Kabupaten Serang Adjat Gunawan mengatakan, untuk MTQ saat ini, pihaknya sedang ada pembinaan kedua untuk calon peserta.

“Jadi, di awal tahun ini Januari ada pembinaan kedua, nanti ada satu kali lagi. Ini tetap kami target yang terbaik,” ucapnya.

Ia menuturkan, untuk pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten kemungkinan pada Maret di Tangerang Selatan, sedangkan untuk tingkat Kabupaten Serang kemungkinan setelah Hari Raya Idulfitri atau Juli.

“Kami upayakan agak pertengahan, supaya waktunya cukup. Karena, pelaksanan MTQ kabupaten itu bagian penjaringan untuk MTQ Provinsi Banten 2020,” katanya.

Ia menuturkan, jika lawan terberat MTQ, yaitu Tangsel. Sebab, di sana banyak sumber daya manusianya. Namun demikian, di Kabupaten Serang juga tak kalah, karena semua orang sudah tahu, bahwa Kabupaten Serang merupakan gudang qari dan qariah.

“Kami ponpes banyak, tahfidz banyak, qari tiap kecamatan banyak ponpes mencetak kirim. Kami banyak potensi, makanya gimana caranya kami evaluasi dalam pembinaan, agar punya potensi dan bisa dijaring untuk kemudian dibina. Itu yang kami rumuskan,” ujarnya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here