Gaji Karyawan PT SMS Diutang

PANDEGLANG, (KB).- Sebanyak 26 eks pekerja PT Solite Maxima Sarana (SMS) Cabang Pandeglang meminta agar hak selama bekerja segera dilunasi, karena perusahaan masih memiliki tunggakan gaji karyawan.

Menurut informasi, PT SMS tersebut memiliki tunggakan kepada 26 karyawan yang sudah keluar. Besaran tunggakan tersebut diperkirakan sebesar Rp 1,11 miliar. Selain memiliki tunggakan, perusahaan juga melakukan pembayaran gaji tidak sesuai upah minimum kabupaten (UMK).

Mantan Kepala Operasional PT Solite Maxima Sarana, Eman mengaku, selama 6 tahun bekerja pada PT SMS tidak pernah mendapat gaji full sesuai UMK. Oleh karena itu, dia akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja.

“Ya saya sudah keluar dan PT SMS punya tunggakan kepada saya sebesar Rp 96 juta selama 6 tahun bekerja,” kata Eman saat dihubungi Kabar Banten, Selasa (21/5/2019).

Baca Juga : Mahasiswa Demo PT SMS

Menurut Eman, awal dirinya bekerja pada tahun 2013 lalu tidak pernah menerima gaji full sesuai UMK. Setiap bulannya hanya menerima gaji sekitar Rp 700.000 – Rp 800.000.

“Jadi waktu itu saya hanya menerima gaji pokok Rp 450.000 dan tunjangan Rp 350.000. Harapan saya PT SMS segera membayarkan tunggakan karena itu hak saya,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT Solite Maxima Sarana Yustika Roviyanto menyatakan, perusahaan sudah ada itikad baik untuk melakukan pembayaran kepada karyawan. Perusahaan juga akan memberlakukan gaji sesuai UMK pada bulan ini dan membayar kekurangan gaji karyawan yang dulu tidak sesuai UMK. (Ade Taufik)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here