Gaji Honorer Telat, Dewan Cilegon Minta Klarifikasi BKPP

CILEGON, (KB).- Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon mempersoalkan telatnya gaji tenaga honorer Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, karena sudah dua bulan belum dibayar. Sehubungan itu, Komisi I DPRD Kota Cilegon berencana memanggil Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon.

“Kami mendapat informasi dari sejumlah tenaga honorer tentang belum dibayarnya honor mereka selama Januari dan Februari, untuk itu kami akan meminta klarifikasi BKPP,” kata anggota Komisi I DPRD Kota Cilegon, Ahmad Effendi, Ahad (4/2/2018).

Politikus Partai Nasdem tersebut menuturkan, akan meminta klarifikasi tentang proses rekrutmen tenaga honorer yang baru-baru ini dilaksanakan BKPP Kota Cilegon. Bahkan, ujar dia, mendapat laporan, bahwa rekrutmen tersebut tidak sesuai kebutuhan.

“Yang menjadi persoalan pemkot melakukan rekrutmen tenaga honorer kembali, padahal saat ini jumlah tenaga honorer sudah mencapai 3.500 orang, kalau melakukan rekrutmen lagi akan menjadi beban APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah),” ucapnya.

Menurut dia, melihat APBD saat ini, pemkot seharusnya bisa melakukan perhitungan, apalagi PAD 2018 mencapai Rp 700 miliar lebih, sedangkan, untuk alokasi lainnya, seperti infrastruktur masih terlihat belum berimbang. “Untuk membahas masalah ini, kami akan rapat internal komisi, selain BKPP bisa saja instansi lain akan kami undang untuk melakukan hearing,” tuturnya.

Hal yang sama dikatakan anggota Komisi I lainnya dari Fraksi Kebangkitan Demokrat (Fraksi gabungan PKB dan Partai Demokrat), Mery Octa Mega. Menurut dia, keterlambatan pembayaran upah untuk tenaga honorer jangan sampai terulang.

“Enggak bisalah, itu kan hak tenaga honorer, harus dibayarkan, mereka juga punya keluarga dan telah bekerja sampai berkeringat, dan saya yakin keluarganya di rumah berharap,” katanya. Ia prihatin atas kejadian tersebut. Oleh karena itu, pihaknya sepakat untuk melakukan rapat internal membahas masalah tersebut. (HS)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here