Sabtu, 17 November 2018

Gagal Pertahankan Juara Umum MTQ Nasional, LPTQ Banten Evaluasi Seluruh Cabang MTQ

SERANG, (KB).- Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten akan mengevaluasi seluruh cabang unggulan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang diikutsertakan Provinsi Banten pada MTQ Nasional XXVII 2018 di Medan, Sumatera Utara. Hal itu dilakukan agar pada MTQ yang akan datang Provinsi Banten bisa merebut kembali gelar juara umum yang gagal dipertahankan pada MTQ XXVII 2018.

Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten, Ino S Rawita mengatakan, beberapa yang hal akan dievaluasi yakni soal kekurangan dan kelemahan cabang-cabang MTQ. “Nanti kami lakukan pada dua tahun yang akan datang menjadi yang terbaik lagi, yang jelas itu,” katanya di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (15/10/2018).

Pj Sekda Banten juga mengaku heran kafilah MTQ Provinsi Banten gagal mempertahankan juara umum di MTQ Nasional. Sebab, ada beberapa peserta dari kafilah Provinsi Banten yang menurutnya mampu tampil dengan baik.

“Yang jelas kami akan mengevaluasi lagi dan terima kasih kafilah luar biasa, tapi yang menilai itu orang. Coba kalau mesin engga apa-apa, namanya orang nilai MTQ, saya nungkulan (mengahdiri) di sana (di Medan) kan, bagus sekali dari kita, eh ternyata kalah. Menurut kita jelek eh tenyata menang,” katanya.

Disinggung apakah formasi dewan hakim MTQ perlu dievaluasi, ia tidak membantah. Perbaikan perlu dilakukan agar kedepan MTQ nasional lebih baik lagi. “Bukan hanya di kita di nasional juga, itu pribadi kita. Karena saya nungkulan (menghadiri),  ceuk urang bagus tapi goreng bae (kata saya bagus tapi jelek aja),” katanya.

Disinggung penyebab utama kafilah Provinsi Banten gagal pertahankan juara umum, ia mengatakan banyak faktor. Meski demikian, LPTQ akan tetap memberikan penghargaan kepada kafilah Provinsi Banten yang sudah berusaha berjuang di MTQ Nasional.“Rewardnya apa yang disampaikan oleh LPTQ akan disampaikan, termasuk ada yang umroh dan lain sebagainya, itumah udah hak mereka,” katanya.

Diketahui, Provinsi Banten gagal membawa pulang piala juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII 2018 di Medan, Sumatera Utara. Pada MTQ tersebut, juara bertahan Provinsi Banten hanya mampu berada di urutan kedua dengan perolehan poin 51. Sementara urutan pertama atau juara umum diraih DKI Jakarta, dengan 64 poin.

Pada ajang tersebut, Provinsi Banten hanya mampu mengumpulkan 6 emas, 6 perak, dan 3 perunggu. Sementara DKI Jakarta mengumpulkan 10 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Adapun 10 besar MTQ Nasional XXVII di Medan, yakni DKI Jakarta (64 poin), Provinsi Banten (51 poin), Sumut (37), Kepri (30), Jatim (27), Riau (26), Jabar (23), Aceh (18), DIY (16), dan Nusa Tenggara Barat (14). (SN)*

 


Sekilas Info

Jika Tetap di Rp 40 Miliar, Pemkab Serang akan Mengembalikan Bankeu

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap akan mengembalikan bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi jika tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *