Gagal Berangkat, Pemkot Serang Minta Calhaj Lansia Legawa

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pasrah atas gagalnya puluhan jemaah calon haji (calhaj) lanjut usia (lansia) Kota Serang berangkat haji pada 2018 ini. Calhaj lansia yang gagal berangkat diminta legawa atas keputusan tersebut.

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang hanya memberangkatkan tiga jemaah calhaj lansia di tahun ini. Padahal, Kemenag Kota Serang telah mengusulkan secara langsung ke Kanwil Kemenag Provinsi Banten sebanyak 48 orang jemaah calhaj lansia asal Kota Serang untuk diprioritaskan berangkat ke Tanah Suci.

Rekomendasi tersebut sudah sejalan dengan program Kementerian Agama RI yang memprioritaskan jemaah calhaj yang berusia 75 tahun ke atas atau lansia. “Itu otoritasnya ada di Kemenag (provinsi). Kami sama sekali tidak bisa mencampuri. Kami hanya dapat berupaya mengajukan atau memohon, supaya yang lansia itu mendapatkan prioritas,” kata Asda II Pemkot Serang, Moch Poppy Nopriadi kepada Kabar Banten, Senin (21/5/2018).

Ia menuturkan, adapun hasilnya berapa yang akan diberangkatkan dari jumlah yang direkomendasikan tersebut, Pemkot Serang harus dengan legawa menerimanya. Sehingga, Pemkot Serang tidak bisa berbuat banyak untuk membantu keberangkatan calhaj lansia Kota Serang.

“Kemenag juga mungkin punya formula atau hitung-hitungan tersendiri berkaitan dengan itu dan itu berada di wilayah yang kami tidak bisa mencampurinya,” ujarnya.

Ia menuturkan, kebijakan tersebut bukan hanya terjadi di Kota Serang saja, melainkan juga berlaku dan dialami oleh kota atau kabupaten lainnya di Indonesia. Meskipun pemerintah sudah menyuarakan program Kementerian Agama RI yang menyebutkan akan memprioritaskan jemaah calhaj yang berusia 75 tahun ke atas atau lansia. Tetap saja Pemkot Serang tidak bisa bertindak lebih jauh.

“Walaupun ada ketentuan dengan yang lansia, ya tapi mau seperti apa. Saya juga sudah ngobrol, tapi karena kebijakannya seperti itu, ya kami hanya bisa nanya saja dan tidak bisa ngapa-ngapain. Pemerintah daerah itu hanya partner dalam memfasilitasi keberangkatan jemaah haji,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kota Serang, Mahmudi mengatakan, sudah menjalankan mekanisme jemaah calhaj lansia sesuai dengan aturan yang berlaku, sedangkan mengenai diterima atau tidaknya usulan jemaah calhaj lansia dari kota Serang bergantung Kanwil Kemenag Banten.

“Jemaah calhaj lansia Kota Serang pada 2018 ini berangkat hanya tiga orang. Padahal, kami sudah mengusulkan sebanyak 48 orang,” tuturnya.

Menurut dia, Kepala Seksi Haji pada Kanwil Kemenag Banten menjelaskan, bahwa jemaah calhaj lansia juga harus menunggu sesuai aturan yang ada. “Minimal daftar tunggu lima tahun. Meskipun usianya sudah lanjut, tidak serta merta memberangkatkan yang bersangkutan,” katanya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here