FSPP Banten Sambut Dana Ponpes

FSPP Banten

SERANG, (KB).- Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten menyambut baik dana pondok pesantren (Ponpes) yang diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Sebab, dana tersebut akan memperkuat kemandirian ponpes.

“Pak Gubernur mempunyai program bantuan setiap tahun untuk mengingat jasa-jasa ponpes yang sangat luar biasa. 2019 memang tidak ada bantuan baik untuk operasional ponpes ataupun FSPP. Namun pada 2020, dana ponpes tersebut akan diproyeksikan naik,” kata Ketua FSPP Banten Ikhwan Hadiyin saat dihubungi Kabar Banten, Kamis (17/10/2019).

Ia menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan dari Biro Kesejateraan Rakyat (Kesra) Banten. Namun penggunaan tersebut dikembalikan lagi dengan kebijakan pondok pesantren.

“Beberapa waktu lalu setelah diterbitkannya undang-undang pondok pesantren itu semakin menguatkan eksistensi keberadaan pondok pesantren. Tentunya pemerintah diharapkan lebih banyak memperhatikan tanpa mencampuri urusan-urusan dapur ponpes,” ujarnya.

Ia berharap, pondok pesantren juga memiliki Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seperti di sekolah umum. Sebab, hal itu bisa membantu pesantren dalam operasional.

“Pesantren harusnya juga layak mendapatkan bantuan tersebut. Karena, dia sudah ada sejak sebelum kemerdekaan. Kalau sekolah-sekolah umum, baru ada setelah kemerdekaan. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap ponpes,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, ponpes merupakan bagian lembaga pendidikan yang telah berkontribusi besar terhadap bangsa dan negara. Tidak hanya dalam mengisi kemerdekaan, peran ponpes juga terasa saat perjuangkan melawan penjajah. Pihaknya ingin berkontribusi terhadap pembangunan ponpes melalui memberikan bantuan dana ponpes.

“Dana ponpes yang dialokasikan sebesar Rp 30 juta, akan diproyeksikan menjadi Rp 50 juta pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 yang sedang dibahas,” tuturnya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here