Fraksi di DPRD Kota Cilegon, Ketua Fraksi Dipegang PPP dan Nasdem

CILEGON, (KB).- Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tampaknya telah selesai membahas fraksi gabungan. Baik nama fraksi maupun komposisi pengurus fraksi, telah ditetapkan keempat partai tersebut.

Seperti diketahui, keempat partai ini bergabung dalam satu fraksi, lantaran tidak memenuhi amanat Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Dimana pada UU Nomor 23 Tahun 2014, ditetapkan bahwa untuk memenuhi satu fraksi di parlemen harus sekurang-kurangnya berjumlah empat kursi.

“Karena jumlah kursi kami kurang, akhirnya harus bergabung,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Cilegon Rahmatulloh, di sela-sela acara Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC Partai Demokrat Cilegon, di salah satu restoran Kota Cilegon, Ahad (8/9/2019).

Berdasarkan informasi, di DPRD Kota Cilegon Partai Demokrat bergabung dengan PPP dan membentuk Fraksi Persatuan Demokrat. Sementara Partai Nasdem bergabung dengan PKB dengan nama Fraksi Kebangkitan Nasdem.

Menurut Rahmatulloh, pemutusan nama fraksi berdasarkan kesepakatan bersama partai-partai yang bergabung. Fraksi Persatuan Demokrat pun telah menyepakati komposisi fraksi, hingga pembagian jatah Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

“Ketua fraksi kami serahkan ke Pak Syihabudin Syibli dari PPP. Mengingat Pak Syihab kan senior, juga mantan pimpinan Dewan. Pergantian kepemimpinan fraksi juga sudah kami sepakati, yakni selama 2,5 tahun. Begitu pula untuk staf ahli dan AKD,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cilegon dari Partai Nasdem Erick Rebiin mengatakan telah membahas persoalan gabungan fraksi dengan PKB. “Ketua fraksinya dari kami,” ucap Erick.

Ketua Sementara DPRD Kota Cilegon 2019-2024, Endang Effendi mengambil langkah cepat dalam menyusun AKD. Ia mengaku akan mengundang seluruh perwakilan partai untuk membahas komposisi fraksi, Senin (9/9/2019). Padahal sebelumnya pimpinan sementara DPRD Kota Cilegon berencana menyampaikan surat ke partai politik terkait hal itu.

“Tadinya kami hanya akan bersurat ke masing-masing partai, tapi kami putuskan untuk mengundang semuanya dalam forum rapat. Ini agar prosesnya lebih cepat, agar segera disusun komposisi AKD” ucap Endang, kemarin. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here