Rabu, 16 Januari 2019

FKDT: Guru Ngaji Rumahan Belum Tersentuh

SERANG, (KB).- Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) menyambut baik rencana perluasan insentif, untuk guru mengaji di Kota Serang. Menurut Ketua FKDT Kota Serang, Iwan Sudiana, selama ini guru yang mengajar mengaji di rumah-rumah dan di tempat pendidikan Alquran (TPA) memang belum tersentuh bantuan.

“Untuk guru mengaji dan TPA memang belum dapat. Mudah-mudahn dengan wali kota baru ini bisa dapat. Apalagi dana itu tidak melalui hibah, ini bisa tiap tahun dapat insentif ini,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (12/12/2018). Ia mengatakan, pada 2016 hingga 2017, FKDT menerima hibah untuk insentif guru diniyah. Namun, kemudian muncul aturan, bahwa dana hibah tidak boleh diberikan secara berturut-turut, sehingga pada 2018 FKDT tidak mendapat dana hibah.

“Waktu itu hibah sebesar Rp 5,4 miliar untuk selanjutnya disalurkan kepada guru diniyah sebesar Rp 3 juta per tahun. Mekanisme tahun kemarin dana itu langsung ditransfer ke rekening guru masing-masing. Jumlah guru sebanyak 1.699 orang,” ujarnya.

Menurut dia, mekanisme insentif guru mengaji ke depan tidak lagi melalui hibah, melainkan melalui Dinas Pendidikan dan pengentasan buta aksara Alquran. “Menurut pak Subadri (Wakil Wali Kota Serang), dana akan dialirkan melalui Dinas Pendidikan dan pengentasan buta aksara Alquran,” ucapnya.

Ia berharap, rencana pemberian insentif untuk guru mengaji tersebut, bisa berjalan sesuai dengan rencana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang. “Sangat mendukung sekali untuk guru mengaji dan TPA. Mudah-mudahan niat bapak wali kota kita bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” tuturnya.

Kasie Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam pada Kantor Kemenag Kota Serang, Sahod Effendy menuturkan, tidak pernah terlibat dalam bantuan kepada guru diniyah yang diberikan Pemkot Serang. “Kalau bantuan pemkot, kami tidak pernah terlibat soal pemberian bantuan, karena bantuan itu dari pemkot tidak melalui Kemenag Kota Serang,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Poppy Nopriadi menyatakan, bantuan insentif untuk guru mengaji yang dicanangkan Wali Kota Serang, Syafrudin dan Wakil Wali Kota Serang, Subadri akan menyasar guru mengaji di rumah-rumah. Sebelumnya, bantuan insentif tersebut, hanya diterima oleh guru mengaji diniyah.

“Kalau pak wali itu artinya ingin memperluas, bukan hanya guru diniyah saja, tapi juga guru-guru ngaji biasa. Cuma kan tetap saja harus diverifikasi juga, apa benar guru ngaji sudah ada anak didiknya atau dia sudah masuk ke guru diniyah yang sudah diberikan honor,” ucapnya. (Masykur/RI)*


Sekilas Info

Iti-Ade Optimistis Kabupaten Lebak Lepas dari Predikat Daerah Tertinggal

SERANG, (KB).- Pasangan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi resmi dilantik oleh Gubernur Banten Wahidin Halim menjadi Bupati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *