Fitron: Berawal Dari Kegelisahan, Spectrum Lahir untuk Berinovasi

SERANG, (KB).- Pendiri PT Spectrum Data Indonesia, Fitron Nur Ikhsan mengatakan bahwa Spectrum adalah sebuah perkumpulan yang mengedepankan visi kedalam setiap pikiran anggotanya.

“Dalam pikiran kami, hanya satu kata yang mampu menginspirasi gerakan-gerakan ini selama kurang lebih dua tahun. Yaitu belajar,” ujarnya dalam kegiatan “Spectrum Goes to Campus” di UIN SMH Banten, Kamis (16/5/2019).

Ia mengungkapkan, bahwa Spectrum dimulai dari sekumpulan kecil anak muda yang gelisah, gelisah akan keadaan mahasiswa, pemuda dan politisi. Dari pada mencaci-caci keburukan dan memutuskan untuk menyalakan lilin. “Gerakan ini dimulai dari satu orang, kemudian menjadi enam orang. Lalu, lahirlah perkumpulan Spectrum pada 19 Mei 2017 lalu,” ujarnya.

Standar kerja kami di organisasi bukan seberapa banyak uang yang kami dapatkan. Namun, seberapa besar kami bisa belajar dan menguasai ilmu pengetahuan. “Kami yakin dengan nilai itu, kader-kader spectrum memiliki pembeda yang mencolok dengan organisasi lain yang serupa,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai organisasi yang sangat muda, kami berfokus pada tiga hal utama. Pertama, mengkader banyak anak muda untuk berpikiran maju dan berinovasi. Kedua, menciptakan peluang belajar yang sebesar-besarnya untuk anak-anak muda. Ketiga, kami berjuang sekuat tenaga membesarkan lembaga ini untuk mewujudkan kehidupan politik yang lebih baik lagi.

“Kami ingin teman-teman merasakan nilai-nilai Spectrum secara langsung. Maka pada kesempatan project-project besar Spectrum lainnya, kami mengajak teman-teman untuk bergabung,” ujar Fitron. (Azzam/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here