FISIP Untirta Gelar ICDeSA, Peneliti Diminta Hasilkan Publikasi

Rektor Untirta Fatah Sulaiaman memberikan sambutan pada kegiatan International Confrence on Democratisation in Southeast Asia (ICDeSA) program studi ilmu pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Pemerintahan, di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (4/9/2019).*

SERANG, (KB).- Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bekerja sama dengan Center of Southeast Asia Studi (CSEAS) Kyoto University, menyelenggarakan International Conference on Democratisation in Southeast Asia (ICDeSA), di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (4/9/2019).

Kegiatan tersebut mendorong peneliti untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas, agar diajukan ke berbagai jurnal yang memiliki reputasi internasional.

Ketua Pelaksana ICDeSA Abdul Hamid mengatakan, Untirta berkesempatan menyelenggarakan ICDeSA sebagai langkah penting untuk mengajak peneliti melakukan penelitian di Indonesia melainkan hingga ke Asia Tenggara.

“Kegiatan tersebut menampilkan 80 paper hasil penelitian. Sehingga diharapkan peserta yang mengikuti dapat memotivasi mereka untuk melakukan penelitian tidak hanya dilakukan di Indonesia namun dapat dilakukan di tingkat Asia Tenggara,” kata Abdul kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, 80 paper tersebut berasal dari berbagai kampus dalam dan luar negeri, lembaga riset dan peneliti dari berbagai kementerian. Paper tersebut nantinya akan diterbitkan dalam procceeding terindeks dan juga jurnal nasional dan internasional.

“Konferensi internasional merupakan langkah awal untuk pendirian Pusat Asia Tenggara di Untirta, dengan dukungan dari Pusat Studi Asia Tenggara (CSEAS) Universitas Kyoto. Melalui nota kesepahaman, diharapkan ke depan kerja sama tersebut dapat melakukan pertukaran dosen dan mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman dapat ditindaklanjuti lebih jauh, seperti melakukan pertukaran dosen dan mahasiswa.

“Output kegiatan tersebut untuk meningkatkan publikasi, mengajak peneliti untuk mempresentasikan paper mereka. Kemudian diajukan ke jurnal publikasi. Jadi, yang diuntungkan bukan hanya sivitas akademika Untirta, tapi juga bermanfaat bagi yang di luar Untirta,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here