Fisik Islamic Center Ditarget 2021

SERANG, (KB).- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menargetkan pembangunan fisik islamic center di Kecamatan Tanara dimulai 2021. Oleh karena itu pada 2019-2020 Pemkab Serang harus fokus membuat pos anggaran untuk pembangunan gedung yang juga akan dijadikan pusat pembelajaran kitab kuning tersebut.

“Targetnya kita membuat rencana di 2021 mudah-mudahan sudah bisa fisik (Islamic center), jadi kita harus kejar di 2019-2020 ini kejar sudah ada pos anggaran dari mana saja,” ujar Tatu kepada Kabar Banten di aula Tubagus Suwandi, Jumat (3/5/2019).

Tatu menjelaskan, pembangunan islamic center ini menjadi salah satu program unggulan di Kabupaten Serang. Sebab disana akan dibuat pusat kajian kitab kuning Syech Nawawi Al Bantani. “Jadi kita harus duduk bersama,” katanya.

Ia mengatakan, untuk membangun islamic center tersebut dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu harus dirembugkan bersama untuk mendapatkan masukan. “Itu tidak mungkin dipikirkan saya sendiri dan wakil bupati, kita harus duduk bersama dan kita akan bagi tugas. Yang menjadi program unggulan ini merupakan program kita bersama,” ucapnya.

Disinggung soal progres perencanaan, saat ini pihaknya sedang fokus menginventarisir bagaimana persiapan lahan dan pendanaan. Sebab pendanaan tidak mungkin hanya mengandalkan APBD. “Kita harus akses sponsor seperti apa dan siapa yang harus melakukannya,” katanya.

Bahkan kata dia, kajian kitab kuning ini akan seperti apa nantinya dan siapa saja yang melakukannya. Bahkan bisa saja mengakses sampai ke luar negeri. “Memang ini kita anggap program besar kita dan akan jadi unggulan di Kabupaten Serang, tahapan demi tahapan terus kita lakukan,” ucapnya.

Tatu mengungkapkan, saat ini untuk lahan sudah tersedia, itu akan ada ruislag tanah bengkok dengan milik pemda. Saat ini Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) sedang melakukan master plan. “Setelah itu akan dilanjutkan dengan membuat DED (Detail Enginering Design),” tuturnya.

Ia mengatakan, islamic center ini merupakan cita-citanya sejak menjabat sebagai wakil Bupati Serang. Ia terinspirasi dari ramainya setiap pelaksanaan haul Syech Nawawi Al Bantani yang selalu padat.

“Puluhan ribu membludag kan, presiden Indonesia pasti selalu hadir disana. Ini peluang pemda, ada tamu yang hadir sebegitu banyak gimana caranya mereka bisa tinggal beberapa hari disini. Saya ingin ada tempat belajar kitab kuning,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here