Sabtu, 20 Oktober 2018
Suasana pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 yang digelar di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Jumat (28/9/2018).*

Festival Tanjung Lesung, Wagub Banten: Penlok Bandara Banten Selatan Segera Diajukan

PANDEGLANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera mengajukan usulan tentang penetapan lokasi (penlok) untuk pembangunan bandara di wilayah Banten Selatan (Bansel) di Kabupaten Pandeglang.

Keberadaan bandara di Banten Selatan diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan bisa lebih menggali potensi pariwisata di wilayah Banten Selatan, seperti halnya kegiatan Festival Tanjung Lesung yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan usulan tentang penlok untuk pembangunan bandara di wilayah selatan Banten di Kabupaten Pandeglang. Andika mengakui, jika kebutuhan bandara di wilayah Banten Selatan (Bansel) sangat penting kaitannya dengan upaya meningkatkan pariwisata.

“Tentu saja kami akan segera bahas ini, dan secepatnya akan melakukan pengajuan kepada pemerintah pusat,” ujar Andika usai pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (28/9/2018).

Andika mengatakan, festival tersebut merupakan salah satu event unggulan pariwisata Provinsi Banten yang telah menjadi agenda tahunan dan merupakan salah satu dari 100 Wonders Calendar Of Event (COE) Nasional 2018, bersama dengan Event Exciting Banten on Seba Baduy yang telah dilaksanakan pada 21 April 2018.

“Kawasan pariwisata Tanjung Lesung telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional. Hal itu sudah selayaknya kita patut berbangga dengan keberadaan Tanjung Lesung,” kata Andika.

Sebelumnya Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutannya mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai hal dalam mempercepat akses untuk menuju Tanjung Lesung. Untuk jalur darat, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang pada 2015 yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 45 persen dari total 84 km.

Sedangkan untuk jalur rel kereta api, reaktivasi jalur hingga Menes Pandeglang segera dilakukan. Berikutnya untuk jalur laut, lanjut Menpar, kunjungan kapal pesiar beberapa waktu lalu ke Tanjung Lesung menjadi sebuah langkah awal.

Selain itu, kata Arief, pihak ASDP berminat membangun pelabuhan dan marina di Tanjung Lesung. Sedangkan untuk jalur udara, Arief mengaku pihaknya masih menunggu Pemkab Pandeglang menyiapkan lahan dan Pemprov Banten melakukan usulan penetapan lokasinya.

Keberadaan bandara dalam upaya peningkatan pariwisata, kata Arief, adalah hal yang mutlak. Hal itu terkait dengan rumus penyelenggaraan pariwisata berkelas dunia yakni destinasi wisata harus memiliki atraksi berkelas dunia dan akses berkelas dunia.

“Wisatawan itu, apalagi wisman yang kita bidik kaitannya dengan Tanjung Lesung sebagai salah satu 10 Bali di Indonesia, enggak akan mau melakukan perjalanan menuju destinasi kalau wisata lebih dari 3 jam,” katanya. (RI)*


Sekilas Info

Desa Langensari Kelola Curug Corogol

PANDEGLANG, (KB).- Pemerintahan Desa Langensari Kecamatan Saketi mulai mengelola dan mengembangkan potensi wisata desa, salah satunya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *