Selasa, 19 Februari 2019
festival cisadane

Festival Cisadane Dilengkapi Panggung Terapung

Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, menyediakan panggung terapung di tengah sungai untuk pembukaan Festival Cisadane pada 22-29 Juli 2017. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan, pembukaan festival sungai terbesar di Provinsi Banten itu akan dilakukan di panggung terapung di tengah Sungai Cisadane.

Panggung terapung seluas 11 x 8 meter di area Cisadane Walk, Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang, dikhususkan untuk acara pembukaan, sedangkan tempat panggung utama Festival Cisadane di Jalan Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang.  Dalam pembukaan Festival Cisadane, lanjutnya, beragam tari-tarian dapat disaksikan di atas panggung terapung. Di antaranya Tari Selamat Datang (DKT) dan Tari Kariyaan Rumpak Jami dari Kabupaten Pandeglang.

Dalam acara pembukaan tersebut akan ada parade budaya, baik tradisional maupun modern. Ada atraksi sekaligus cosplay, komunitas drone dan marching band di Jalan Benteng Jaya. Di tengah sungai, akan ada parade 50 lebih perahu yang mewakili satuan kerja perangkat dinas di Kota Tangerang.
“Tema Festival Cisadane tahun 2017 adalah dari Tangerang untuk Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa Sungai Cisadane adalah sumber kehidupan masyarakat Tangerang,” ucapnya, Jumat (21/7/2017).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Raden Rina Hernaningsih mengatakan, selain panggung terapung, Pemkot juga menyiapkan sesuatu yang baru. Pengunjung Festival Cisadane tahun 2017 akan mendapatkan kesempatan menyaksikan berbagai atraksi kebudayaan dari daerah lain di Banten. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran UKM yang melibatkan pengusaha kecil dari daerah lain di Provinsi Banten.

melibatkan tiga dinas sebagai pelaksana

Dari sisi kebudayaan, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang akan mengirimkan utusannya. Cilegon mendatangkan Cilegon Etnic Carnival (CEC) Kota Cilegon) sementara Kabupaten Tangerang menghadirkan Perkusi Bambu. Kabupaten Pandeglang menampilkan Tari Kariyaan Rumpak Jami. “Salah satu perbedaannya adalah kami akan mengundang kota/kabupaten se-Banten untuk menampilkan seni budaya masing-masing daerah,” ujar Rina.

Festival Cisadane melibatkan tiga dinas sebagai pelaksana. Dinas Pemuda dan Olah Raga bertugas menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti lomba dayung tingkat lokal hingga internasional. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bertanggung jawab atas berbagai kegiatan seni dan kebudayaan serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM yang menggarap pameran UMKM dengan 124 stan di Jalan Benteng Jaya. (Suni/KB/Ant)***


Sekilas Info

Jayakarta Hotel Ajak Awak Media Bangkitkan Wisata Anyer

SERANG, (KB).- Dalam menghadapi roda perekonomian yang hampir lumpuh di Kawasan Anyer, The Jayakarta Hotels & …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *