Jumat, 19 Oktober 2018

Festival Budaya di Kota Tangerang

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang melalui pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispudar) menggelar event gerak jalan batik nasional dan kirab baju adat daerah sebagai rangkaian Festival Budaya Nusantara 2017 yang diikuti tak kurang dari 30.000 peserta yang berasal dari berbagai unsur mulai dari OPD (organisasi perangkat daerah), guru hingga organisasi kemasyarakatan di Kota Tangerang, Ahad (3/12/2017).

Kegiatan gerak jalan dan kirab budaya nusantara tersebut mengambil titik start di Tugu Adipura Kota Tangerang dan finish di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dan diramaikan dengan berbagai pertunjukan mulai dari kesenian sisingaan dari Subang hingga pawai baju daerah dari berbagai daerah di Indonesia oleh OPD Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Tangerang, Aini Suci serta seluruh pejabat di Kota Tangerang dalam sambutan menyampaikan kirab budaya tersebut merupakan bukti dari keanekaragaman budaya yang dimiliki Kota Tangerang.

“Dengan ini kami tunjukan bersama, bahwa masyarakat Kota Tangerang bisa bersatu dan hidup bersama dengan keanekaragaman budaya yang ada,” tuturnya saat melapas rombongan pawai di Tugu Adipura Kota Tangerang.

Terlebih lagi, lanjut dia, melalui kegiatan gerak jalan dan pawai budaya nusantara tersebut, masyarakat Kota Tangerang jadi lebih memiliki rasa kebanggaan akan keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia dan juga semakin mencintai Kota Tangerang. “Itu semua yang jadi fondasi kami untuk lebih menjaga kebhinnekaan dan cinta kami kepada Negara Indonesia dan Kota Tangerang,” katanya.

Acara yang diikuti perwakilan dari 11 kota dan kabupaten di Indonesia, seperti Kota Kediri dan Bandung tersebut juga diisi dengan pertunjukan barongsai, baju pengantin nusantara, musik gambang kromong, tari kolosal hingga atraksi dari 1.000 jawara Kota Tangerang.

Sebagai informasi, Festival Budaya Nusantara 2017 tersebut digelar mulai Ahad hingga Kamis (3-7/12/2017) yang diisi dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba palang pintu, lomba tari kreasi nusantara, lomba baju pengantin tradisional, lomba standup comedy, serta penampilan Sendratari Ramayana dan pertunjukan lighting Tangerang Dalam Visual di penutupan kegiatan.

Menurut dia, rencananya di hari terakhir festival nanti akan ada Sendratari Ramayana yang diiringi dengan pertunjukan visual yang menggunakan teknologi canggih. “Dikemas dalam seni pertunjukan lighting yang pertama kali ada di Kota Tangerang, namanya Tangerang Dalam Visual,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan Kabar Banten terlihat ratusan perwakilan SKPD dan komunitas berjalan menggunakan beraneka pakaian adat dari seluruh Indonesia. Mereka juga menampilkan tarian-tarian asal daerah yang dibawakan dari Sabang hingga Merauke.

Masyarakat terlihat antusias melihat parade pakaian adat yang diiringi dengan lagu dan tarian daerah. Seorang di antaranya, yakni Indri (27), yang mengajak anak dan suaminya untuk menonton Festival Budaya Nusantara tersebut. “Sebenarnya, saya niatnya mau olah raga di car free day (CFD), cuma pas sampai ternyata ramai ada acara gini, anak saya jadi senang ngeliatnya,” tuturnya saat ditemui di Kawasan Plaza Puspemkot Tangerang, Ahad (3/12/2017). (Dewi Agustini)***


Sekilas Info

Warga Demo Mapolsek Cisauk

TANGERANG, (KB).-¬†Puluhan warga Kecamatan Setu, Tangsel mendemo Kantor Mapolsek Cisauk, di Jalan Raya Lapan, Cisauk, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *