Sabtu, 23 Februari 2019

Fenomena ASN Mangkir Kerja Usai Libur Panjang

Dalam nomenklatur umum dunia kerja, dikenal istilah alpa atau tanpa keterangan, sakit, cuti, izin dan sebagainya. Namun, jika yang memperpanjang liburan tanpa keterangan jelas alias membolos adalah aparatur sipil negara (ASN), tentu akan menjadi sorotan.  Apalagi, jika perilaku mangkir kerja ASN itu menjadi kebiasaan, setiap libur panjang tiba. Mangkir kerja setelah cuti bersama, seolah menjadi fenomena di kalangan ASN. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya ASN yang mangkir kerja, setelah libur panjang natal dan Tahun Baru 2018. Hampir di kabupaten/kota hingga Pemprov Banten, ASN mangkir kerja menjadi fenomena.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Banten, ada sekitar 200 ASN yang absen tanpa keterangan atau 10 persen dari 3.000 lebih pegawai (minus guru). Data absensi tersebut langsung dilaporkan ke Gubernur Banten Wahidin Halim. “Sesuai dengan laporan masing-masing OPD, di hari pertama kerja ada sekitar 10 persen yang absen tidak ada keterangan, atau kira-kira ada 200 orang lah dari 3.000 lebih. Tadi Pak Ganis (Plt Kepala BKD) sudah diminta langsung lapor ke Pak Gubernur,” ujar sumber di BKD yang enggan disebutkan namanya, Selasa (2/1/2018) malam. Namun, belum diperoleh keterangan dari Kepala BKD Ganis Dipenegoro. Saat dihubungi, yang bersangkutan tidak merespon.

Bukan hanya di lingkungan Pemprov Banten, Pemkot Serang juga menghadapi persoalan yang sama. Sebanyak 70 ASN di lingkungan Pemkot Serang absen tanpa keterangan di hari pertama kerja usai libur akhir tahun.  Jumlah tersebut didapat setelah pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang melakukan inspeksi mendadak (sidak).”Dari sebanyak 1.100 ASN, ada sebanyak 70 ASN absen yang tanpa keterangan. Jadi dari jumlah itu ada yang telat belum datang, jadi saat disidak dia belum datang. Nanti akan diketahui saat kami berikan surat kepada yang bersangkutan,” kata Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKPSDM Kota Serang, R Noer Iman Wibisana kepada Kabar Banten, Selasa (2/1).

Begitu juga di lingkungan Pemkab Serang, sebanyak 45 orang ASN belum masuk kerja pada hari pertama pasca libur natal dan tahun baru. Dari 45 ASN yang mangkir tersebut, alasannya 4 orang sakit, 4 orang izin, 23 orang cuti, 9 orang dinas luar dan 5 orang tanpa keterangan. Kepala Bagian Pengembangan Karier pada BKPSDM Kabupaten Serang, Surtaman mengatakan, untuk mereka yang tidak masuk dengan tanpa keterangan nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Serang. Sebab, dalam peraturan pemerintah nomor 53 dijelaskan ASN yang tidak hadir satu hari akan dikenakan disiplin ringan. “Nanti kebijakan pimpinan mau seperti apa, karena ini kan terkait dengan resolusi 2018 pegawai disiplin,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/1/2018).

Di lingkungan Pemkot Cilegon, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Cilegon bahkan mendata sebanyak 1.432 ASN tidak masuk kerja. Sejumlah alasan melatarbelakangi ketidakhadiran para ASN. Mulai dari izin, sakit, hingga tidak disertai surat keterangan sama sekali.  “Sudah tentu bilamana memang ada ASN yang tidak kerja tanpa surat keterangan apa pun, kami akan tindak tegas,” kata Kepala BKPP Cilegon, Mahmudin.

Meski demikian, Mahmudin mengharapkan adanya bentuk pembinaan dari masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berkaitan dengan tindak indisipliner para ASN di lingkungan dinas mereka. Sebab menurutnya, pihak yang paling berwenang dalam memberikan pembinaan tidak lain pimpinan OPD.  Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutan apel bersama di lapangan upacara Pemkot Cilegon, mengapresiasi pegawai Pemkot Cilegon yang sudah bekerja keras dalam melayani masyarakat. “Saya sangat berterima kasih atas kerja keras para pegawai kami yang secara langsung ditugaskan di lapangan dan mampu memberikan pelayanan terbaik dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif pada saat pergantian tahun kemarin di Kota Cilegon,” katanya. (Tresna Mulyana Wati)***


Sekilas Info

Pendaftar Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Banten Membeludak

SERANG, (KB).- Pendaftar seleksi calon Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten periode 2019-2023 membeludak. Sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *