Fatah Sulaiman: Rektor Asing Pacu Kompetisi

Fatah Sulaiman*

SERANG, (KB).- Program Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendatangkan rektor asing, diharapkan untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, hal tersebut untuk memberikan motivasi agar rektor terpacu untuk berkompetisi dengan rektor asing.

“Saya kira itu niat baik untuk memotivasi kita dalam berkompetisi. Saya kira tidak ada masalah (rektor asing). Artinya, itu bentuk stimulasi agar kita dapat berkompetisi menjadi lebih baik,” kata Fatah kepada Kabar Banten.

Meski begitu, ia berharap agar rektor asing tersebut dapat mengikuti tradisi akademik yang sudah berlangsung di perguruan tinggi Indonesia. Serta mengikuti mekanisme pemilihan rektor di Indonesia.

“Sumber daya manusia yang berkualitas tentu akan menghasilkan yang baik juga, dengan berkompetisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, perguruan tinggi negeri saat ini sudah mencapai 500 dapat bersaing untuk berkolaborasi dengan asing.

Rektor asing yang belum lama ini diresmikan dari Universitas Siber Asia asal Korea Selatan di bawah Yayasan Universitas Nasional, diharapkan siber Indonesia dapat diangkat di kelas dunia.

“Sekarang masih ditempatkan untuk Perguruan Tinggi Swasta, kalau untuk Perguruan Tinggi Negeri kami sedang memperbaiki peraturan-peraturannya yang akan selesai pada 2019. Sebentar lagi ada permintaan perguruan tinggi lain yang akan bekerja sama dengan Amerika Serikat, masih negosiasi dengan mereka,” ucapnya.

Ia berharap agar kolaborasi dengan Amerika Serikat tersebut dapat terlaksana, agar kualitas lulusan perguruan tinggi meningkat. Sementara itu, untuk penerapan rektor asing di perguruan tinggi negeri masih terbentur belum adanya regulasi yang mengatur.

“Universitas Siber Asia ini baru dan belum ada mahasiswanya, sehingga tidak masang target untuk peringkat. Kecuali saya meresmikan rektor asing di perguruan tinggi yang masuk 500 besar, tentu saya akan pasang target,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here