Fasilitas Umum Rusak, Warga Minta Aset KS Diserahkan ke Pemkot Cilegon

CILEGON, (KB).- Sejumlah warga Lingkungan Damkar, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta sedang resah akan rusaknya jalan dan saluran air di lingkungan tersebut. Warga berharap, agar fasilitas umum (fasum) yang masih tercatat sebagai aset PT Krakatau Steel (KS) diserahkan ke Pemkot Cilegon, ini agar pemkot bisa melakukan perbaikan.

Anggota DPRD Kota Cilegon Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Jombang-Purwakarta Rahmatulloh mengatakan, dia mendapatkan aspirasi, bahwa warga Lingkungan Damkar mengeluhkan kerusakan jalan di lingkungan mereka. Namun, Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), anak perusahaan PT KS selaku pemilik aset fasos fasum Lingkungan Damkar, tidak juga melakukan perbaikan.

“Sudah bertahun-tahun warga Lingkungan Damkar meminta PT KS melakukan perbaikan. Tapi, hingga saat ini perbaikan yang diinginkan tidak kunjung dilakukan,” katanya saat dihubungi melalui telepon genggam, Ahad (5/1/2020).

Menurut dia, warga berharap, agar fasum di lingkungan mereka segera diserahkan ke Pemkot Cilegon. Ini dengan harapan, agar perbaikan jalan dan saluran air bisa segera dilakukan.

“Bagaimana juga, warga kan bayar pajak ke Pemkot Cilegon. Mereka berpikir pemkot punya kewajiban pula untuk memelihara infrastruktur di Lingkungan Damkar. Tapi, kendalanya kan, Lingkungan Damkar masih masuk aset KIEC. Makanya, warga minta saya memfasilitasi pertemuan dengan direksi PT KS dan KIEC, agar aset itu diserahkan ke pemkot,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Lurah Kotabumi Muhriji menuturkan, telah mendapatkan keluhan yang sama. Berbicara tentang penyerahan aset fasum, dia mengatakan, hal tersebut tidak mudah dilakukan.

“Jika persoalannya, karena fasum rusak, kemudian ingin diserahkan ke pemkot, agar segera diperbaiki, itu sulit dilakukan. Karena, dalam aturan, ketika fasum milik perusahaan akan diserahkan ke pemkot, harus dalam kondisi bagus,” ucapnya.

Ia siap memperjuangkan persoalan masyarakat Lingkungan Damkar terkait perbaikan jalan dan saluran air. Ia sepakat jika fasum Lingkungan Damkar seharusnya diserahkan ke Pemkot Cilegon.

“Bicara tentang fasum itu, memang seharusnya diserhakan saja ke Pemkot Cilegon. Tapi, untuk perbaikan jalan sendiri, banyak cara lain yang bisa dilakukan. Insyaallah di tahun ini, saya akan perjuangkan adanya perbaikan jalan di lingkungan itu,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here