Era Digital Pemantik Kemajuan Industri Lokal

LEBAK, (KB).- Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengatakan, era digital seyogyanya bukan menjadi penghalang bagi produk unggulan lokal. Melainkan harus jadi pemantik semangat dalam memajukan industri lokal melalui sentuhan inovasi dan kreativitas dengan memanfaatkan teknologi.

“Di antara banyaknya potensi lokal yang ada di Lebak, salah satunya adalah bambu yang merupakan salah satu material alam yang banyak ditemukan di Lebak,” kata Ade Sumardi saat acara Bambu Festival 2019, di Alun-alun Kota Rangkasbitung, Jumat (6/12/2019).

Menurutnya, pemanfaatan bambu masih terbatas pada bentuk tertentu, bahkan hanya sebatas menjadi produk raw material. Padahal, bambu merupakan material yang elastis dan mampu menahan beban berat.

“Banyak yang bisa dihasilkan dari bambu, seperti souvenir, alat musik, peralatan rumah tangga bahkan serat kain dan kosmetik,” ujarnya.

Ia mengajak agar menjunjung tinggi eksistensi bambu di Lebak. Karena bambu Lebak merupakan salah satu bambu terbaik yang ada di Indonesia, mungkin juga salah satu terbaik di dunia.

”Manfaatkan potensi bambu yang melimpah di Lebak untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan,” ucapnya.

Salah seorang perajin bambu sekaligus penggagas Lebak Bambu Festival, Wandi menjelaskan, festival bambu bertujuan mengapresiasi potensi alam yang dimiliki Lebak namun belum teroptimalisasi dengan maksimal.

”Semoga dengan festival bambu ini, nilai tambah dari bambu bisa meningkat sehingga masyarakat bisa diuntungkan secara ekonomi,” tuturnya.

Dia juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah secara maksimal kepada komunitas perajin bambu melalui akses pemasaran, agar bambu Lebak bisa lebih dikenal secara luas dan meningkat nilai ekonominya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here