Elektabilitas TGB Ungguli Anis dan AHY, Elemen Banten Nilai Wajar

Muhammad Zainul Majdi, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA).*

SERANG, (KB).- Sejumlah elemen Banten menilai wajar melejitnya elektabilitas Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi sebagai calon presiden hingga di atas Gubernur DKI Anies Baswedan dan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). “Sangat wajar. Hasil survei itu tidak berlebih dan tidak mengagetkan,” kata pemerhati politik asal Universitas Tirtayasa (Untirta) Banten, H. Boyke Pribadi, Minggu (25/3/2018).

Boyke menyikapi hasil survei capres yang digelar PolcoMM Insitute yang menempatkan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di atas Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono. Menurut Boyke, sebagian umat Islam sedang bersuka cita (euforia) dengan munculnya TGB sebagai seorang yang memiliki pengalaman birokrat (gubernur) selama 10 tahun tapi jugs memiliki pengetahuan keislaman yang luas. ”Publik menilai TGB layak dimajukan sebagai calon pemimpin nasional,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, banyak publik yang mempromosikan TGB baik melalui dunia maya maupun dunia nyata. Sementara AHY muncul dari partai yang konstituennya lebih terbatas, dan masih dianggap belum berpengalaman dalam dunia kepemerintahan. “Sedangkan Anies Baswedan dikenal selama ini sebagai akadenisi, dan baru mencicipi dunia birokrasi tidak selama TGB,” ungkap Boyke.

Sementara Dosen Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten, Dr. Iyan Fitriana, mengatakan TGB dengan berbagai kecakapannya mengelola Pemerintah Provinsi NTB, memang sangat populer.
“Wajar jika popularitasnya liniar dengan elektabilitas dirinya. Bagi saya, TGB telah berhasil menjadikan nilai-nilai luhur dan universal agama Islam sebagai sumber inspirasi dalam memimpin NTB. Ia juga berhasil mengejawantah nilai-nilai luhur tersebut dalam setiap kebijakan-kebijakan strategisnya,” ujarnya.

Hal sama dikatakan sosiolog asal Universitas Islam Negeri (UIN) Banten H.S. Suhaedi. Menurutnya, saat ini sedang ada kecenderungan para calon pemilih denga basis “Islam alternatif”.
“TGB menjadi refresentasi dari kecenderungan pemilih itu,” ujar Suhaedi yang saat di wawancara melalui telepon genggmnya tengah berada di Jerman.

Sementara praktisi media di Banten, H. Mulyana, menyarankan agar Partai Demokrat berani memajukan TGB sebagai capres, ketimbang AHY yang dinilainya masih perlu menimba pengalaman dalam politik. “TGB adalah sosok fenomenal dalam gaya kepemimpinannya dan mumpuni serta memiliki kapabilitas untuk memimpin bangsa yang sedang sakit ini,” ujarnya.
Penilaian serupa juga dikemukakan unsur Syuriah Nahdlatul Ulama Banten KH. Khozinul Asror. Ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap TGB, meski hanya pernah bertemu sekali. “Saya suka beliau dari sisi akhlaknyaa. Beliau itu sangat sopan,” katanya.

Salah seorang pengurus Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Banten itu mengaku bertemu TGB pada acara Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Lombok Nusa Tengara Barat, 23-25 November 2017.
“Saya betemu sekali, dan langssung terkesan,” katanya. Pada kegiatan itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Provinsi Banten mengirim sebanyak 18 ulama ditambah 7 anggota pasukan Pagar Nusa dan sejumlah aktivis PMII ke Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama.

Para ulama yang dikirim ke Lombok, kata dia, antara lain KH. Bunyamin, KH. Matin Jawahir, Ahmad Ali, KH. Ariman Anwar, KH. Zaenudin Abd, KH. Toha Sobirin, KH. Endad Musaddad, KH. B. Amik, Dindin W, Japar. H. Cecep Subandi, H. Zaenal Aminin, KH. Kholil, Ustadz Muhidin, Ustafz H Tatang, KH Suchro Wardi, dan Sonhaji. Seperti diberitakan, elektabilitas Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di survei capres yang digelar PolcoMM Insitute ada di atas Gubernur DKI Anies Baswedan dan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono. TGB merasa terhormat.

Di survei PolcoMM, Jokowi masih jadi capres unggulan dengan elektabilitas 49,08 persen, disusul Prabowo Subianto 29,67 persen. Calon presiden lain yaitu mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 3,50%, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi 1,75%, Gubernur DKI Anies Baswedan 1,58% dan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan pilkada dan pilpres Agus Harimurti Yudhoyono 0,75. Sedangkan yang menjawab tidak tahu 9,41%. (SY)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here