Selasa, 20 Februari 2018

Ekonomi Transmigran Lebak Meningkat

Sebanyak 933 jiwa dari 249 kepala keluarga warga Kabupaten Lebak yang kini hidup di daerah transmigrasi disejumlah provinsi seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Maluku, serta Sumatra Selatan, tingkat perekonomiannya dikabarkan mengalami peningkatan.

Berdasarkan informasi pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak yang belum lama ini melihat langsung warga Lebak di daerah transmigrasi di tiga provinsi, yakni di Pulau Kalimantan, warga Lebak yang berada di daerah tersebut semakin membaik. Bahkan dari hasil panen berbagai produk pertanian yang mereka tanam, hasilnya tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan, tetapi cukup pula untuk memenuhi biaya sekolah serta menabung.

Kepala Disnakertrans Lebak, Maman SP yang belum lama ini meninjau langsung warga Lebak yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kepada Kabar Banten mengatakan, dari hasil pantauannya terhadap 249 KK asal Lebak yang bermukim diberbagai daerah transmigrasi, kondisi perekonomiannya terus mengalami peningkatan.

Bahkan, di tahun ini penghasilan masing-masing KK warga Lebak di daerah transmigrasi dinilai baik. Karena dari hasil pertanian yang mereka lakukan tidak hanya cukup untuk biaya keluarga, tetapi bisa pula untuk menabung. ”Belum lama ini saya mendatangi langsung warga Lebak yang berada di daerah transmigrasi di Kabupaten Kapuas. Ketika berada di sana (daerah transmigrasi) mereka terlihat senang, karena semua hasil pertanian yang mereka lakukan sangat menguntungkan,” ujar Maman SP, Selasa (7/11/2017).

Ditambahkannya, untuk mengetahui secara rutin perkembangan keberadaan ratusan jiwa warga Lebak di daerah transmigrasi, pihaknya selalu mengagendakan untuk mengunjunginya secara langsung. Bahkan dalam kunjungan tersebut, satu persatu KK di daerah transmigrasi diwawancara pihaknya terkait perjalanan dan perkembangan selama berada di daerah transmigrasi. ”Alhamdulillah, dalam kunjungan kami kepada warga Lebak yang berada di transmigrasi semuanya berhasil serta mengaku kerasan berada di tempat barunya tersebut,” katanya.

Rocky Gemilang, staf bagian data Transmigrasi pada Disnakertrans Lebak, menambahkan, di tahun ini ada tambahan warga Lebak yang akan berangkat dan tinggal di daerah transmigrasi, yaitu lima KK warga Kecamatan Wanasalam. ”Untuk tambahan lima KK yang tahun ini akan berangkat ke daerah transmigrasi sedang menjalani pelatihan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sedangkan daerah yang akan dituju adalah Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Selatan,” tutur Rocky. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

PEDAGANG PASAR SAMPAY TERANCAM GULUNG TIKAR

LEBAK, (KB).- Transaksi di Pasar Sampay Warunggunung Kabupaten Lebak semakin sepi.  Selain karena tidak dilewati kendaraan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *