Edi Ariadi Pastikan Segera Mutasi Jabatan di Pemkot Cilegon

CILEGON, (KB).- Mutasi dan rotasi jabatan di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon hampir dapat dipastikan segera dilaksanakan. Kabarnya, lebih 100 pejabat terkena mutasi/rotasi kali ini mulai eselon II, III dan IV.

Wali Kota Cilegon Edi Ariadi ketika dikonfirmasi membenarkan mutasi rotasi jabatan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Menurut dia, ada 130 aparatur sipil negara (ASN) yang akan terkena mutasi. “Jumlah tersebut termasuk eselon III dan IV,” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (27/5/2019).

Ia menuturkan, mutasi dan rotasi jabatan dilakukan pihaknya atas dasar rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Mutasi dan rotasi jabatan tersebut, menurut dia, bagian dari penyegaran. Hal tersebut, biasa terjadi pada pemerintahan baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

“Mutasi ini melaksanakan saran dari Korsupgah dan kedua pertimbangan dari pertanggungjawaban dewan. Karena, pada saat LKPj, kami menerima masukan. Jadi, kami melaksanakan mutasi atas dasar dari berbagai masukan,” ujarnya.

Mutasi juga, dalam upaya penyelamatan sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang harus dihapus. Dalam melaksanakan mutasi, ucap dia, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sudah benar-benar melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, yang belum dapat jabatan harus sabar menunggu.

“Bukan berarti tidak bagus, karena memang ada mekanisme dan aturan yang harus ditempuh. Jadi, yang belum mendapat jabatan, harap bersabar. Karena, memang masih banyak yang belum diisi,” tuturnya.

Sementara itu, seorang pejabat setingkat kabid pada salah satu OPD yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, mutasi kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kemungkinan mutasi kali ini tanpa undangan terhadap pejabat yang terkait. Bilamana tidak ada halangan, kata dia, mutasi dilakukan pada Jumat (31/5/2019).

“Biasanya mutasi memang dilakukan setelah ada pemberitahuan, namun kali ini tidak. Saya kira mutasi memang dilakukan untuk penyegaran jabatan saja. Apalagi mereka yang sudah lebih dari 5 tahun. Jadi, sebetulnya tidak usah resah, karena jabatan adalah amanah,” ucap pejabat tersebut. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here