Minggu, 22 April 2018
Seorang pembeli sedang mencium aroma durian Ciboleger di lapak penjualan belakang Rabinza, Kota Rangkasbitung, Lebak, Kamis (11/1/2018). Durian tersebut berdaging tebal dan rasanya manis.*

Durian Ciboleger, Daging Tebal dan Rasa Manis

Bagi penggemar dan penyuka buah durian tidak akan pernah berhenti untuk memburu buah berduri di Banten. Meski buahnya berduri, namun aromanya menggugah rasa setiap orang. Berburu durian di tanah Banten memang mudah. Di sepanjang jalan tidak terhitung para pedagang menawarkan durian. Tetapi, bagi Anda penikmat durian jangan sampai ketinggalan untuk bergeser berburu durian di tanah jawara, Kota Multatuli, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Di sebuah pertokoan penjual burung belakang Rabinza terdapat beragam durian yang dipajang para pedagang. Namun, dari sekian jenis durian, ada satu yang paling laris dan banyak diminati pembeli.
Itulah durian Ciboleger dengan daging tebal dan rasanya manis. Durian yang terkenal dengan sebutan Si Raja Manis tersebut memang berasal dari daerah Ciboleger yang dekat dengan Perkampungan Baduy.

Uniknya, buah durian khas Ciboleger tersebut ukurannya tidak terlalu besar. Tetapi, jangan dikira, meski bentuknya mungil, tetapi rasanya menggetarkan lidah. Aromanya kuat serasa menusuk gairah rasa.  Selain aromanya menggoda, juga ciri khas durian Ciboleger terasa manis dan dagingnya tebal.
Katil (40), seorang tengkulak durian Ciboleger di Jalan Lingkar Selatan, Kota Rangkasbitung menuturkan, sudah puluhan tahun menggeluti usaha menjual durian Ciboleger. Kebetulan pria kelahiran Lebak tersebut mempunyai lapak penjualan durian di Pasar Burung, belakang pertokoan Rabinza.

Ia mengatakan, memang saat ini sedang musim durian. Selaku pemasok durian, kata dia, setiap hari banyak permintaan pelanggan. Tak heran jika buah duriannya laris di pasaran. Karena, manisnya tidak diragukan konsumen. “Setiap musim durian, saya mendatangkan buah ini dari Ciboleger dengan jumlah banyak. Karena, rasanya lezat dan manis, setiap harinya durian ini laku keras. Sampai-sampai ada konsumen yang tidak kebagian,” tuturnya sambil memperlihatkan buah durian dagangannya kepada Kabar Banten, Kamis (11/1/2018).

Meski durian tersebut laku keras, namun harganya tetap normal. Tidak pernah naik dan terjangkau semua kalangan. “Ya, harganya sih bervariasi mulai Rp 20.000-Rp 70.000. Kalau rasanya sama manis, cuma ukuran saja yang membedakan harga. Kalau ada yang kurang manis, kami servis pelayan dengan mengganti kembali buah durian tanpa harus mengeluarkan uang lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kohar, salah seorang pembeli menuturkan, durian Ciboleger memang rajanya manis. Durian tersebut paling banyak diminati pembeli. Ia sering kedatangan kerabat di Jakarta saat musim durian. Tidak aneh, pasti kerabatnya mencari durian Ciboleger. “Kerabat, teman-teman saya dari Jakarta sengaja datang ke Rangkasbitung untuk menikmati durian Ciboleger. Karena durian ini buahnya tebal dan rasanya manis. Ditambah harganya terjangkau. Makanya, saya bawa keluarga ke sini untuk menikmati durian,” ujarnya. (Lugay)***


Sekilas Info

Pagerbatu Layak Jadi Destinasi Wisata Alam

Kabupaten Pandeglang sebagai kota badak terkenal dengan beragam potensi wisata. Simbol badak cula satu logonya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *