Dukung Pemprov Tata Banten Lama, Embay: Kota Serang Harus Legowo

SERANG, (KB).- Tokoh masyarakat Banten, H Embay Mulya Syarief sangat mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang akan mengambil alih penataan Banten Lama. Ke depan, ia berharap, situs yang merupakan sisa kejayaan Kerajaan Banten tersebut menjadi identitas daerah yang mengundang wisatawan nusantara maupun mancanegara. “Sebaiknya, untuk awalan bisa lihat Borobudur. Bagus, tertib, dan menjadi tujuan bagi wisatawan nasional maupun mancaneagra,” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (11/7/2017).

Oleh karena itu, ia sangat mendukung penataan dan pengelolaan Banten Lama diambil alih Pemprov Banten. “Kedepankan komunikasi, turunkan tim untuk sosialisasi dan jangan masuk dalam konflik internal mereka,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menuturkan, Banten Lama merupakan tanah pemerintah sejak Indonesia merdeka. “Itu tanah negara. Kenapa dulu yang mengawali itu Residen Banten pertama, KH. Tubagus Ahmad Chatib, karena beliau kepala pemerintahan,” ucapnya.

Kota Serang harus legowo

Jika Banten Lama sudah ditata, ia berharap, sekitarnya juga bisa ditata. Mulai dari Karangantu, Pulau Burungsampai Pulau Tunda. Berkaitan dengan pro kontra, tutur dia, Kota Serang harus legowo, karena untuk penataan butuh anggaran yang tidak main-main. “Anggarannya belum mampu Kota Serang. Kan kalau bagus, juga untuk Kota Serang. Baik itu dari aspek ekonomi maupun citra daerah, tentu yang akan dikenal bukan hanya Banten, tempat juga Kota Serang sebagai tempat di mana Banten Lama berada,” katanya. Apabila penataannya bagus, ia optimistis, akan banyak investor masuk. Dengan demikian, Banten Lama bisa dimunculkan sebagai identitas Provinsi Banten. “Saya justru memimpikan betul soal Banten Lama sejak 1980-an, saat bupatinya pak Sampoerna,” ucapnya. (H-51)***

Baca Juga: Embay Pimpin Forum Pembauaran Kebangsaan Banten

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here