Dukung Pembangunan dan Infrastruktur, bjb Berikan Pembiayaan dan Pinjaman Daerah

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Wilayah Banten Suartini, Sekda Banten Almuktabar dan sejumlah pimpinan daerah foto bersama usai kegiatan sosialisasi program ‘bjb Pinjaman Daerah’, di Aula Pendopo Provinsi Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (27/11/2019).*

SERANG, (KB).- Untuk mendukung proyek pembangunan dan infrastruktur di Provinsi Banten, Bank Jabar Banten (bjb) melakukan sosialisasi program ‘bjb Pinjaman Daerah’, di Aula Pendopo Provinsi Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (27/11/2019).

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Wilayah Banten Suartini mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan sejumlah daerah di Indonesia untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur dan pinjaman daerah. bjb Pinjaman Daerah sendiri ditujukan untuk mendanai kegiatan proyek-proyek infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa Pemerintah Daerah yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. 

“Target Market bjb Pinjaman Daerah ditujukan untuk Pemerintah Daerah Maupun Badan Usaha yang memenuhi ketentuan persyaratan. Selain itu, bjb Pinjaman Daerah kepada Pemerintah Daerah juga terbagi menjadi tiga klasifikasi berdasarkan jangka waktunya. Seperti jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk jangka pendek, merupakan Pinjaman Daerah dalam jangka waktu kurang atau sama dengan satu tahun anggaran. Dengan kewajiban pembayaran kembali pinjaman yang meliputi pokok pinjaman, bunga, dan biaya lainnya. Seluruhnya harus dilunasi dalam tahun anggaran berjalan. “Untuk Pinjaman Jangka Pendek, digunakan hanya untuk menutup kekurangan arus kas,” ujarnya.

Kemudian jangka menengah merupakan Pinjaman Daerah dalam jangka waktu lebih dari satu tahun anggaran dengan kewajiban pembayaran kembali pinjaman yang meliputi pokok pinjaman, bunga, dan biaya lainnya. Seluruhnya harus dilunasi dalam kurun waktu yang tidak melebihi sisa masa jabatan Kepala Daerah tersebut. “Pinjaman jangka menengah digunakan untuk membiayai kegiatan prasarana atau sarana pelayanan publik di daerah yang tidak menghasilkan penerimaan daerah,” ucapnya.

Ada banyak manfaat ekonomi dan sosial atas pinjaman daerah dan pembiayaan infrastruktur pembangunan. Pihaknya pun turut berperan aktif dan mendukung pembangunan di Indonesia.

“Tentunya kami pun menawarkan keuntungan yang sangat menarik bagi daerah-daerah yang bergabung dengan kami. Selain mendapat keuntungan dari segi pembiayaan infrastruktur maupun investasi bagi daerahnya, juga dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di daerah itu sendiri,” ujarnya.

SEVP Komersial dan UMKM Bank bjb Pusat Benny Riswandi menjelaskan, bank bjb telah berperan aktif dalam penyaluran kredit infrastruktur maupun pembiayaan infrastruktur. Hal ini sesuai dengan misi, bank bjb yang berperan aktif dalam mendukung percepatan program pembangunan Pemerintah Daerah dengan fasilitas kredit bagi Pemerintah Daerah maupun swasta. 

Sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Banten, yaitu membangun dan menciptakan Infrastruktur, kami berperan aktif mendukung percepatan program pembangunan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota maupun Kabupaten melalui bjb Pinjaman Daerah. 

“bjb Pinjaman Daerah ditujukan untuk mendanai kegiatan proyek–proyek infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa Pemerintah Provinsi Banten yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Banten,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Almuktabar mengatakan, dalam pembangunan, rangkaian yang paling penting adalah pembiayaannya. Kemudian, bagaimana direncanakan, dipertanggungjawabkan dan dievaluasi dalam setiap proyek pembangunan. 

“Untuk pembangunan tentu yang utama itu pembiayaan. Atas dasar itulah kami pun mempererat hubungan dengan pihak bank bjb untuk bekerjasama dalam satu agenda untuk skema pembiayaannya,” katanya.

Sehingga, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bisa mengagendakan dalam mempercepat pembangunan. Bahkan, tidak hanya di wilayah Provinsi Banten saja, akan tetapi setiap daerah, baik kota maupun kabupaten di wilayah Banten pun dapat melakukan kerjasama dalam hal pembiayaan infrastruktur atau peminjaman daerah. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here