Dugaan Penggelembungan Suara, Demokrat Bawa Kasus Pileg 2019 Cilegon ke MK

CILEGON, (KB).- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten membawa kasus dugaan kecurangan pemilu legislatif (Pileg) 2019 di Kota Cilegon, ke tingkat Mahkamah Konstitusi (MK).

Partai berlambang mercy ini meyakini ada penggelembungan suara oleh partai lain di Daerah Pemilihan I (Cibeber-Cilegon), sehingga menyebabkan partainya kehilangan satu kursi di dapil tersebut. Partai Demokrat telah mendaftarkan gugatan atas hasil Pemilu legislatif (Pileg) di Kota Cilegon ke MK, Jumat (24/5/2019) lalu.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Banten Eko Susilo mengatakan, bukti-bukti dugaan penggelembungan suara yang dikumpulkan DPC Partai Demokrat Cilegon dinilai kuat.

”DPC kan laporan kepada kami, lalu datanya kami analisa dulu. Setelah diteliti, ternyata dugaan penggelembungan suara memang kuat. Maka itulah kami melayangkan gugatan hasil Pileg 2019 Kota Cilegon ke MK,” katanya di sela-sela acara buka bersama di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Ahad (26/5/2019).

Menurut Eko, saat ini proses gugatan hasil pileg sedang dalam tahap kelengkapan berkas. Senin (27/5/2019) ini, pihaknya telah memberikan bukti tambahan. ”Kami sedang memproses kelengkapan berkas laporan ke MK. Setelah itu, tinggal menunggu jadwal persidangan,” ujarnya.

Menurut Eko, pada Pileg 2019 pihaknya mendapatkan total 10 laporan pelanggaran dari delapan kabupaten kota di Banten. Mayoritas adalah persoalan internal, hanya DPC Partai Demokrat Cilegon yang berkaitan dengan partai lain. ”Rata-rata memang persoalan internal partai. Selain diselesaikan di internal, kami pun membawanya ke MK,” tuturnya.

Terkait hal itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cilegon Rahmatulloh menuturkan, bukti dugaan penggelembungan yang dimiliki pihaknya memang kuat. Dimana salah satunya, jumlah C1 yang tidak sinkron dengan DAA1. ”Kami ini meminta keadilan. Karena di lapangan apa yang kami temukan cukup menguatkan, adanya dugaan itu,” ucapnya.

Karena itulah, Rahmatulloh berkeyakinan jika jumlah kursi partainya di Kota Cilegon dapat bertambah. Dimana Dapil I (Cibeber-Cilegon) bisa mendapatkan kursi legislatif. ”Tadinya kami dua kursi, bisa menjadi tiga kursi. Tapi apa pun keputusan MK, kami pasti akan terima,” ucap Rahmatulloh. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here