Sabtu, 17 November 2018

Dua Rumah Warga Baduy Hangus Terbakar

LEBAK, (KB).- Dua rumah warga Baduy masing-masing milik Nasim dan Pulung, Kadu Keter Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, hangus terbakar, Selasa (16/1/2018) sekitar pukul 21.30. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Keterangan yang diperoleh Kabar Banten dari warga setempat, Santa (45) mengatakan, peristiwa kebakaran itu diduga berasal dari tungku api yang dijadikan tempat kegiatan memasak masyarakat Baduy.

”Kebiasaan masyarakat Baduy jika memasak selalu menyimpan kayu di atas tungku yang terdapat bara api. Penyimpanan kayu di atas tungku itu dimaksudkan agar cepat mengering, terlebih saat ini musim hujan. Musibah kebakaran itu mungkin pemilik rumah lalai atau lupa mematikan api bara di tungku itu,” kata Santa.

Menurut dia, saat ini masyarakat Baduy melakukan gotong royong dengan membersihkan sampah rumah yang terbakar itu. Budaya gotong royong di kalangan masyarakat Baduy cukup tinggi untuk kembali membangun rumah yang terkena musibah itu.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, pihaknya kini menyalurkan bantuan bahan pokok terhadap warga Baduy di Kampung Kadu Keter, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar yang mengalami kebakaran. Kaprawi mengatakan, peristiwa terbakarnya rumah hunian warga di kampung-kampung Desa Kanekes yang mayoritas dihuni warga Baduy ini sudah sering terjadi.

Menurut dia, kebiasaan warga Kanekes memasak dari alat tungku ini sudah menjadi bagian keseharian masyarakat desa setempat dan sudah menjadi tradisi yang dilakukan warga sejak bertahun-tahun silam.
Meski demikian, ujarKaprawi, pihaknya berharap warga Desa Kanekes yang terbiasa memasak menggunakan tungku itu dapat memerhatikan kondisi api dalam tungku apinya. (ND)***


Sekilas Info

Bantuan Non Tunai, Bukti Kepedulian pada Lansia dan Disabilitas

SEJAK beberapa tahun belakangan ini, pemerintah meluncurkan berbagai program untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *