Dua Pilkada Serentak 2018 di Banten Diprediksi Memanas

SERANG, (KB).- Menjelang bergulirnya Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak 2018 di empat kabupaten/kota se-Banten, sampai saat ini baru dua kabupaten/kota, yakni Kota Serang dan Kabupaten Lebak yang telah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Padahal, jika melihat tahapan yang sudah semakin dekat, seharusnya empat kabupaten/kota sudah menandatangani NPHD tersebut.

“Kalau dari empat kabupaten/kota yang sudah tanda tangan NPHD baru dua, yaitu Kabupaten Lebak sama Kota Serang, sedangkan yang dua lagi (Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang) sedang proses,” kata Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna, Rabu (30/5/2017). Menurut dia, jika melihat tahapan seharusnya kabupaten/kota memang sudah harus menandatangani NPHD tersebut. Sebab, tahapan awal pilkada akan dimulai pada Desember tahun ini. “Seharusnya sudah tanda tangan,” ujarnya.

Pencoblosan pilkada serentak akan dilaksanakan pada Rabu (27/6/2018) mendatang. Untuk pendaftaran calon perseorangan akan dimulai pada Desember 2017-Januari 2018, sedangkan untuk calon dari partai politik akan mulai mendaftar pada Januari-Februari 2018. Meksipun demikian, pihaknya sudah siap untuk mengalokasikan anggaran untuk pilkada serentak tersebut. Namun, untuk besaran anggaran yang akan dikucurkan, semuanya ada di KPU kabupaten/kota masing-masing.
“Belum ada laporan resmi, biasanya kalau ada NPHD baru laporkan ke kami,” tuturnya.

Sementara itu, akademisi Untirta, Agus Sjafari memprediksi, persaingan pilkada serentak di empat kabupaten/kota akan ketat di dua wilayah, yakni Kota Serang dan Kota Tangerang, sedangkan untuk dua wilayah lainnya, yakni Kabupaten Tangerang dan Lebak tidak begitu. “Sudah bisa ditebak kalau itu. Tapi, kalau di Kota Tangerang dan Serang itu persaingannya ketat,” ucapnya saat ditemui dalam acara bedah buku hasil riset Pilkada Banten di Aula KPU Banten, Selasa (30/5/2017).

Ketatnya persaingan tersebut, menurut dia, sebab di Kota Tangerang, calon yang maju akan sama-sama mengejar periode kedua dalam jabatannya, sedangkan di Kota Serang semua calon yang maju, adalah orang-orang baru. “Kalau Serang sama-sama baru. Tapi, kalau di Kota Tangerang masih ada kemungkinan calon petahana akan mengajukan juga. Tapi, di Kota Tangerang itu lumayan persaingan petahana dengan yang lain,” katanya.

Menilik masih ramainya bursa calon kepala daerah yang akan maju saat ini, Dekan Fisip Untirta tersebut juga menilai, jika pada akhirnya calon tersebut akan mengerucut pada calon yang memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi. Sebab, menurut dia, semua partai politik tersebut pragmatis dan akan mengacu pada hasil survei.

“Biasanya partai politik itu akan lebih mendekat pada calon yang memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi. Jadi, hasil survei menentukan, sekarang terlihat banyak, tapi nanti saatnya akan mengerucut dan perkiraan saya hanya akan ada dua sampai tiga calon baik Kota Serang maupun Kota Tangerang. Kalau Lebak dan Kabupaten Tangerang itu masih kuat local strongment, sehingga masih sulit menandinginya,” ucapnya. (H-48)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here