Selasa, 25 September 2018

Dua Mayat Ditemukan Di Pesisir Pantai Selatan Lebak

LEBAK, (KB).- Dua sosok mayat korban kecelakaan laut ditemukan di dua tempat berbeda di pesisir pantai wilayah selatan Kabupaten Lebak, Selasa (11/9/2018).

Kedua jasad yang ditemukan itu diketahui masing-masing bernama Mamat warga Kampung Bocikar RT/RW 13/4 merupakan korban laka laut di Perairan Binuangeun Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pesisir pantai perbatasan Pantai Karang Nawing-Talanca, Desa Cilangkahan Kecamatan Malingping, sekitar pukul 15.00 WIB.

Di hari yang sama sesosok mayat diketahui merupakan korban laka laut di Pantai Karang Taraje Kecamatan Bayah dua pekan lalu. Suryadi ditemukan di pesisir Pantai Legon Pari Desa Sawarna Kecamatan Bayah, sekitar pukul 19.30 WIB.

”Upaya pencarian yang dilakukan tim pencarian terdiri dari Tim Sar Basarnas Banten, Balawista, BPBD Tangguh Banten, Tim Madur Resque, nelayan, Polairud, aparat Desa Sawarna, sejak 29 Agustus lalu akhirnya membuahkan hasil. Jasad korban laka laut Pantai Karang Taraje, Suryadi akhirnya ditemukan di Pantai Legon Pari, Selasa malam sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, AM Erwin Komara Sukma kepada Kabar Banten.

Diceritakannya, ditemukannya korban laka laut Pantai Karang Taraje bermula adanya informasi dari sejumlah nelayan pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB yang menginformasikan ada mayat mengambang di perairan laut sekitar Pantai Legon Pari.

”Berbekal informasi itu, kami melakukan upaya evakuasi yang dilakukan oleh dua orang nelayan dengan cara berenang mempergunakan ban. Hanya sayang tidak berhasil dan lepas kembali karena keadaan ombak besar dan suasana gelap,” ujarnya.

Pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB, lanjut Erwin, ia kedatangan nelayan menyampaikan laporan bahwa ada mayat di pinggir pantai dekat perahunya. Mendapat informasi itu, bersama warga dan aparat desa, ia bertolak ke lokasi yang ditunjukkan yakni Pantai Legon Pari.

”Penemuan sesosok mayat di pantai tersebut langsung diinformasikan kepada keluarga korban laka laut Karang Taraje, di Bogor Jawa Barat. Kondisi korban memang sudah tidak bisa dikenali, namun celana yang dikenakannya sesuai,” tuturnya.

Menurut Erwin, jasad korban yang ditemukan sudah dibawa ke kampung halamannya di daerah Parung Bogor Jabar setelah sebelumnya jenazah diurus.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Muara Kecamatan Wanasalam, Endang mengatakan, Selasa sore sekitar pukul 15.30 WIB seorang warga Kampung Bocikar ditemukan sudah tidak bernyawa di pantai di wilayah Desa Cilangkahan Kecamatan Malingping.

”Menurut informasi, jasad yang diketahui bernama Mamat merupakan korban laka laut sejak Jumat pekan kemarin. Kini jenazahnya sudah dimakamkan di Kampung Bocikar Desa Muara,” katanya. (Dini Hidayat)*


Sekilas Info

Delegasi GLF 2018 Akan Kunjungi Hutan Adat Kasepuhan Karang Kabupaten Lebak

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya meyambut kedatangan 20 orang dari 18 negara yang merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *