Dua Kapal Penumpang Tabrakan, KSOP: Kami Enggan Menduga-duga

CILEGON, (KB).- Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Herwanto mengatakan, belum mendapatkan informasi utuh atas tabrakan yang melibatkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Windu Karsa Dwitya (WKD) dengan KMP Firgo 18.

Ia mengatakan, tengah menunggu berita acara dari nahkoda kedua kapal. “Informasi sementara memang senggolan. Kami masih menunggu berita acara dari para nahkoda,” ungkapnya.

Menurut Herwanto, dua unit kapal KSOP Kelas I Banten dikerahkan untuk membantu melakukan pencarian atas Mualim 1 yang hilang. Selain itu, juga menyelidiki penyebab utama tabrakan tersebut. “Petugas semua sudah di lapangan, termasuk dua kapal patrol sedang mencari korban,” katanya.

Baca Juga: Dua Kapal Penumpang Tabrakan di Perairan Merak

Herwanto mengatakan, seharusnya insiden tersebut tidak sampai terjadi. Mengingat ada jarak antar kapal yang harus ditepati setiap kapal yang berlayar. “Sebetulnya setiap kapal kan punya alat untuk memastikan jarak antar kapal sesuai aturan yang sudah ditentukan. Makanya kami tidak ingin berandai-andai, untuk insiden ini penyebabnya apa,” ujarnya.

Pada bagian lain, General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Solikin mengatakan, kejadian tersebut tidak mengganggu pelayanan Pelabuhan Merak. Terkait para penumpang KMP WKD yang hendak ke Bakauheni, telah dialihkan ke KMP Nusa Jaya di Dermaga 1 Pelabuhan Merak.

“Para penumpang KMP WKD sudah berlayar ke Pelabuhan Bakauehni. Kalau bicara kejadian itu, saya tidak punya kapasitas untuk menjawab. Tapi yang pasti, pelayanan kami tidak terganggu,” tuturnya.(AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here