Dua Kampung Di Kecamatan Grogol Kekeringan

CILEGON, (KB).- Dua Kampung di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, yakni Kampung Watulawang dan Pasir Salam Kelurahan Gerem mengalami kekeringan. Pantauan dilokasi, lebih dari 1 bulan warga kedua kampung tersebut kesulitan mendapatkan air bersih.

Salah satu warga sekitar, Syafaat menceritakan, bahwa kekeringan terjadi karena memasuki musim kemarau, serta dipicu sumur bor yang tidak berfungsi.

“Sudah 1 bulan lebih kekeringan terjadi di kampung kami. Banyak warga yang membeli air dengan harga Rp500 per jeriken. Sumur bor yang ada di sini juga tidak berfungsi,” katanya, Jumat (28/6/2019).

Dia mengatakan, selama kekeringan warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Ia berharap, pemerintah segera memberikan bantuan.

“Jangankan buat memasak, untuk wudhu saja kami tidak bisa, sehingga sering tayamum. Pernah ada bantuan, tapi itu tidak mencukupi, karena dalam membeli air juga dibatasi,” ujarnya.

Terpisah, Camat Grogol Hudri Hasan membenarkan dua kampung tersebut mengalami kekeringan. Hal itu, kata dia, sudah menjadi rutinitas apabila musim kemarau.

“Iya benar, 2 kampung di wilayah kami mengalami kekeringan dan ini sudah biasa pada musim kemarau. Bahkan bantuan sumur bor dari industri maupun pemerintah tidak berfungsi, karena kedalamannya kurang. Untuk mendapatkan air harus melakukan pengeboran dengan kedalaman 300 meter,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihak BPBD sudah mengirimkan bantuan untuk warga sekitar. Diharapkan pemerintah Kota Cilegon juga bisa mensuplai air. “Biasanya kalau musim kemarau ini bantuan air sudah dikirim, namun baru BPBD saja yang mengirimkan bantuan. Itupun dalam bentuk kemasan,” ungkapnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here