DPUTR Kota Cilegon Sumbang Silpa Rp 500 Juta

CILEGON, (KB).- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon tidak mampu menyerap anggaran dinas secara sempurna. Dari anggaran Rp 240 miliar untuk 2019, dinas hanya mampu menyerap 80 persen.

Oleh karena itu, dipastikan jika DPUTR Kota Cilegon akan menyumbang Rp 500 juta sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) APBD 2019.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon Ridwan mengatakan, terdapat sisa anggaran sebesar 20 persen dari Rp 240 miliar yang gagal terserap oleh dinas.

“Ya sekitar Rp 500 juta tidak terserap, karena penyerapan hanya 80 persen,” katanya saat ditemui seusai menerima kunjungan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon ke Kantor Dinas PUTR Cilegon, Jumat (27/12/2019).

Ia menuturkan, serapan anggaran 2019 ini jauh lebih baik dari serapan anggaran 2018 lalu. Pada APBD 2018 lalu, serapan anggaran Dinas PUTR hanya sekitar 58 persen.

“Hingga awal pekan ini yang sudah terserap 65 persen, tapi masih ada sekitar 15 persen yang pekerjaannya sudah selesai, namun belum ditagihkan oleh kontraktor, seperti pembangunan gedung setda enam lantai, itu sudah selesai, hanya saja belum dicairkan oleh konraktor. Hingga Selasa (31/12/2019), kami optimistis, mencapai 80 persen,” ujarnya.

Menurut dia, adanya kegiatan yang menyumbang silpa, di antaranya karena gagal lelang serta efisiensi dari hasil lelang. Pekerjaan yang gagal lelang, di antaranya renovasi tampak muka Kantor Wali Kota Cilegon, pembebasan lahan Jalan Lingkar Utara (JLU) yang masih belum selesai, dan gagal lelang pelebaran Jembatan Ciberko.

“Ada beberapa kegiatan di beberapa bidang yang menyumbang silpa, karena gagal lelang. Tapi, memang yang cukup besar itu pembebasan lahan JLU, masih ada tanah yang belum dibebaskan, kalau untuk pematangan lahan JLU yang sudah dibebaskan itu tidak ada masalah,” ucapnya.

Pihaknya mengatakan, akan memperbaiki proses lelang, agar pada tahun depan tidak ada gagal lelang lagi.

“Nanti pengajuan lelang akan diajukan di awal tahun. Kami juga didukung oleh Komisi IV DPRD Kota Cilegon yang sangat support kami,” tuturnya.

Pada tempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga menuturkan, monitoring yang dilakukan pihaknya ke Dinas PUTR Kota Cilegon untuk melakukan evaluasi program 2019. Ia mengapresiasi Dinas PUTR, karena serapan anggaran 2019 ini jauh lebih baik dari 2018. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here