DPRD Setujui Kenaikan Retribusi KIR Di Kabupaten Tangerang

TANGERANG, (KB).- Setelah melalui pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, usulan kenaikan retribusi KIR (pemeriksaan) kendaraan dari pemkab melalui Dinas Perhubungan (Dishub) disetujui. Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Barhum HS mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian sosiologis dan yuridis mengenai pengusulan kenaikan KIR oleh Dishub. “Kami sudah melakukan kajian dan pembahasan mengenai kenaikan KIR,” katanya, baru-baru ini.

Meski demikian, dia menjelaskan, bahwa kebijakan tersebut masih belum bisa diimplementasikan di lapangan, karena harus dikaji terlebih dahulu di tingkat Provinsi Banten. “Dari kajian dan pembahasan kami, kami serahkan provinsi untuk disetujui,” ujar politisi partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Setelah disetujuinya kenaikan KIR tersebut oleh provinsi, dia mengungkapkan, baru nanti akan disahkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai regulasinya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menerangkan, memang sangat bagus pengusulan kenaikan KIR tersebut untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) Pemkab Tangerang.  Ia melanjutkan, meski demikian, pihaknya juga harus melihat dampak yang akan terjadi ke depannya kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala UPT PKB Dishub, Topik menyayangkan jika dengan wilayah sebesar ini di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang masih termasuk biaya yang terkecil di retribusi PKB (pajak kendaraan bermotor). Pihak Dishub kemudian mengajukan pengusulan kenaikan biaya KIR ke Pemkab Tangerang.

“Saat ini biaya Rp 61.000 saja untuk per unit kendaran dalam uji pertama dan nantinya dalam usulan kami akan naik sebesar Rp 300.000,” katanya. Kenaikan sebesar 600 persen tersebut bukan semata hanya untuk meningkatkan PAD saja, namun pihaknya juga akan lebih meningkatkan lagi fasilitas pelayanan yang saat ini ada di Dishub Kabupaten Tangerang. (DA)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here