DPRD Kabupaten Serang Selesaikan Raperda Penanggulangan HIV/AIDS

SERANG, (KB).- Panitia khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang telah menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan HIV/AIDS.

Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda Penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 dan Penetapan Persetujuan Dua Raperda lainnya di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Serang, Rabu (14/8/2019).

Juru bicara pansus Perda penanggulangan HIV/AIDS Ahmad Soleh mengatakan, pansus tentang Raperda Penanggulangan HIV/AIDS dibentuk karena tingginya angka penyebaran penyakit tersebut. Berdasarkan data kementerian kesehatan tahun 2016 terdapat 40 ribu kasus HIV di Indonesia.

Dari jumlah itu, HIV paling sering terjadi pada pasangan heteroseksual, nafsa dan penasun. Pada tahun yang sama lebih dari 7 ribu orang menderita AIDS dan kematian mencapai 700 orang. ”Data Kemenkes menunjukkan periode Januari-Maret 2017 tercatat 10 ribu penderita positif HIV dan 650 positif AIDS di Indonesia,” ujarnya dalam rapat paripurna.

Politisi Partai Hanura itu mengatakan, untuk Kabupaten Serang dari data dinkes pada tahun 2018 terjadi kasus HIV/AIDS sebanyak 1.533 kasus. Dari hasil pemeriksaan sebanyak 632 orang positif HIV dan 244 orang positif AIDS.

Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chsanah mengatakan, perda HIV/AIDS adalah yang dibutuhkan bagi masyarakat. Karena fenomena HIV/AIDS biasanya hanya sedikit yang terungkap atau muncul ke permukaan. ”Terutama dari dinkes mengkhawatirkan. Ini seperti persoalan gunung es, hanya sedikit terlihat di permukaan. Tapi di bawah banyak,” ujarnya.

Karena, kata dia, penyakit ini penderitanya akan lebih banyak bungkam atau menyembunyikannya. Sehingga kemungkinan terdatanya akan sangat kecil. ”Karena enggak mungkin penyakit ini disampaikan ke umum. Karena penderita malu,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here