DPRD Kabupaten Serang Minta Bankeu Dievaluasi

SERANG, (KB).- DPRD Kabupaten Serang meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan evaluasi terkait bantuan keuangan (Bankeu) yang diberikan untuk Kabupaten Serang. Sebab, dia menilai, jumlah anggaran bankeu tersebut, jauh dari harapan.

Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin mengatakan, provinsi perlu melakukan evaluasi terhadap bantuan yang diberikan kepada Pemkab Serang. Padahal, selama ini ABPD yang ada meningkat, sehingga seharusnya bantuan untuk kabupaten/kota juga meningkat. Sementara, tahun ini pemkab hanya menerima Rp 60 miliar.

“Tetap diterima, tapi harus dilakukan evaluasi. Artinya kan selama ini APBD meningkat, bukannya bantuan juga meningkat. Karena, masyarakat kabupaten juga merupakan masyarakat provinsi,” katanya kepada Kabar Banten, Sabtu (13/4/2019).

Menurut dia, hal tersebut perlu di evaluasi Gubernur Banten dan DPRD Provinsi Banten. Sebelumnya juga silpa yang ada di Provinsi Banten sebesar Rp 1 triliun lebih, sehingga harus dibagikan ke kabupaten/kota yang masih membutuhkan.

“Apalagi kami sedang membangun puspemkab. Jadi, harus ada kontribusi untuk puspemkab. Kalau saya jadi bupatinya tidak mau menerima,” ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya telah mendatangi langsung DPRD Provinsi Banten bersama dengan pemkab terkait bantuan yang diberikan tersebut. Hanya saja tidak ada perubahan dan nilainya tetap sama tidak ada kenaikan.

“Sudah datangi anggota dewan. Kami keberatan, tapi tidak ada perubahan. Ini kan untuk rumah sakit, tapi tidak ada langkah signifikan, malah tetap tidak ada kenaikan,” ucapnya.

Sekretaris BPKAD Kabupaten Serang Rudi Afandi menjelaskan, tahun ini Pemkab Serang hanya menerima Rp 60 miliar. Anggaran tersebut, akan turun secara bertahap sesuai dengan aturan yang ada. Jumlah tersebut, menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 90 miliar.

“Kalau usulan awal mungkin Bappeda yang tahu. Sementara, proses pencairan sudah diatur di dalam peraturan gubernur, yaitu bertahap sesuai dengan progres pekerjaannya,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here