Selasa, 20 November 2018

DPRD Kabupaten Lebak Sesalkan Keterlambatan Dana BOS

LEBAK, (KB).- Anggota DPRD Kabupaten Lebak yang membidangi pendidikan, menyoroti keterlambatan pencairan Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pendidikan. “Kami prihatin menerima keluhan dari kepala SD dan SMP terlilit utang akibat belum cairnya dana BOS itu,” kata Anggota DPRD Kabupaten Lebak Muhammad Husen di Lebak, Kamis (26/10/2017).

Menurutnya, mekanisme penyaluran dana BOS pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Lebak itu melalui Kementerian Keuangan yang disalurkan melalui pemerintah provinsi. Namun hingga saat ini dana BOS Juli hingga 25 Oktober 2017, belum diterima pihak pengelola sekolah.

”Akibat belum cairnya dana BOS tersebut tentu bendampak terhadap proses KBM di sekolah setempat. Karena itu, kami mendesak Kemenkue segera lakukan pencairan dana pendidikan tersebut agar proses KBM berjalan lancar,” ujar Husen. Saat ini, kata dia, jenjang pendidikan SD dan SMP berstatus negeri maupun swasta terlilit utang. Bahkan, di antaranya beberapa sekolah terancam gulung tikar terutama sekolah yang dikelola swasta.

Husen menegaskan, semestinya penyaluran dana BOS ke tingkat pemerintah kabupaten saja guna memperlancar administrasi pencairan dana pendidikan dibandingkan ke Pemprov Banten. Selain itu juga hubungan antarpengelola sekolah ke pemerintah kabupaten begitu dekat juga lebih efisien biaya transportasi. “Kami menilai pencairan dana BOS melalui pemerintah kabupaten lebih cepat dibandingkan ke Pemprov Banten,” ucap politisi PKB Kabupaten Lebak.

Kepala SMPN 3 Rangkasbitung Tito Sutanto mengatakan, akibat keterlambatan pencairan dana BOS, sekolahnya terpaksa melakukan peminjaman uang terlebih dahulu dulu agar KBM sekolah berjalan lancar. ”Sejak empat bulan terakhir ini kami belum menerima pencairan dana BOS yang dicairkan setiap per triwulan. Kami berharap pencairan dana BOS agar tepat waktu, sehingga tidak menjadikan hambatan bagi sekolah.

Akibat keterlambatan pencairan dana BOS, terpaksa mengutang ke koperasi agar pelaksanaan KBM sekolah berjalan lancar. Kami berharap manajemen dana BOS diperbaiki kinerja juga profesional sehingga pencairan dana pendidikan tepat waktu,” tutur Tito. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi mengakui, hingga saat ini SD dan SMP belum menerima pencairan dana BOS dari pemerintah. (ND) ***


Sekilas Info

Mengaktualisasikan Ajaran Alquran Melalui MTQ

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) atau lomba membaca Alquran dengan lagu yang selama ini sudah dikenal, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *