DPRD Banten Dorong Percepatan Puspemkab Serang

SERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari daerah pemilihan (Dapil) II akan berupaya mendorong percepatan pembangunan pusat pemerintahan kabupaten (Puspemkab) Serang dan Rumah Sakit (RS) tipe D di Kragilan. Hal tersebut terungkap saat anggota dewan tersebut melakukan reses ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Kamis (12/3/2020).

Reses tersebut, dihadiri oleh anggota dewan Provinsi Banten dapil II Fahmi Hakim, Muhsinin, Ishak Sidik, Ida Rosida Lutfi, Madsuri, Umar Barmawi, Dedi Haryadi, dan Ubaidillah. Reses tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Serang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan, ada beberapa kegiatan pada 2021 yang sangat penting dan perlu support dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pertama, yakni percepatan pembangunan puspemkab.

“Pemkab sangat berharap, dorongan dari provinsi dalam bentuk penguatan terhadap pembangunan gedung OPD. Itu dipersilakan bagi provinsi mau bangun gedungnya atau anggarannya,” katanya kepada Kabar Banten di Ruang Rapat Brigjen Syam’un, Setda Kabupaten Serang.

Ia menjelaskan, pihaknya segera mengomunikasikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten serta OPD terkait dalam kaitan percepatan pembangunan puspemkab tersebut.

“Kami akan gerak cepat menindaklanjuti, agar tahun 2021 disepakati untuk dianggarkan membangun satu gedung OPD. Saya kira nanti tinggal tungu DED (detail engineering desain) kebutuhan satu gedung OPD ini,” ujarnya.

Selain itu, politikus Golkar tersebut, juga berjanji akan membantu percepatan pembangunan RS tipe D yang ada di wilayah Serang Timur.

“Tentunya kami dari pimpinan dan anggota DPRD asal dapil II akan men-suport kaitan dengan kegiatan pembangunan RS tipe D,” ucapnya.

Oleh karena itu, dia berharap, Pemprov Banten dan Pemkab Serang, agar OPD terkaitnya bisa segera berkonsolidasi, agar bisa realisasi pada 2021.

“Karena, saat ini tanahnya sudah ada eks (bekas) Pasar Kragilan dan kami sangat suport itu, karena di Serang Timur sedang butuh prasarana pelayanan rumah sakit,” tuturnya.

Sementara, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menuturkan, kaitan pembangunan puspemkab, pihaknya memang akan mengusulkan ke provinsi.

“Misal kami buat siteplan, kami akan desain, kami buat DED, ini gedung dewan, sekda, ini dinas itu, kami sodorkan ke provinsi melalui perkim (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) suruh kerja sama dengan provinsi mana yang bisa diambil provinsi misal gedung dewannya silakan digarap,” tuturnya.

Ia mengatakan, dalam hal tersebut, pihaknya tidak perlu bantuan dalam bentuk uang, asalkan provinsi membantu dalam bentuk kegiatan.

“Karena kalau bantuan keuangan yang lebih fleksibel itu terbatas maksimal di angka Rp 80 miliar itu pun tentunya dengan perjuangan luar biasa dari dewan. Karena, anggota dewan kabupaten lain juga ingin yang sama, meski beban berbeda. Beban Kabupaten Serang lebih besar daripada Kabupaten Tangerang, kami sudah keluarkan aset untuk Cilegon, Kota Serang, keluarkan gedung SMA/SMK ke provinsi,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here