DPKPTB Optimis Perbaikan Rutilahu Selesai Akhir November

SERANG, (KB).- Pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang optimis perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) 2019 selesai di akhir November. Hal itu karena saat ini progresnya sudah hampir 100 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Perumahan pada DPKPTB Kabupaten Serang Ahmad Lutfi menuturkan, perbaikan rutilahu tahun ini sudah hampir selesai atau 100 persen. “Sehingga ditargetkan akan selesai pada akhir November 2019,” kata Lutfi kepada Kabar Banten, Sabtu (16/11/2019).

Lutfi mengatakan, jumlah rumah yang diperbaiki tahun ini sebanyak 822 rumah, anggarannya Rp 20 juta per rumah dengan rincian Rp 17 juta untuk pembelian material dan Rp 3 juta untuk membayar petukangnya. Perbaikan rutilahu dilakukan di lima kecamatan dan 47 desa. Lima kecamatan tersebut yakni Kacamatan Pamarayan sebanyak 166 rumah, Baros 164 rumah, Petir 164 rumah, Tunjung Teja 164 rumah dan Ciomas 164 rumah.

“Semuanya dibangun dari nol dan pembangunan ini juga ada swadaya dari warga. Jadi mereka diminta untuk membuat kelompok juga,” tuturnya.

Sementara, Lutfi menjelaskan untuk kuota rutilahu tahun 2020 yakni 925 rumah yang akan ditangani rencananya di 10 kecamatan. Wilayah kecamatan sama seperti sebelumnya dan ditambah Kecamatan Tanara, Cikeusal, Jawilan Kopo dan Padarincang. Untuk tahun depan, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang akan melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Untuk perencanaan awalnya karena mengacu data pada Dinsos maka verifikasi dilakukan Dinsos, kami menerima usulan Dinsos melalui bupati. Tapi tetap pola pembangunannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menuturkan, DPKPTB akan melakukan pengawasan saat melakukan pembangunan oleh masyarakat. Anggaran untuk Rutilahu tahun depan pun sama seperti tahun ini yakni per rumah Rp 20 juta. Pembayaran akan diberikan langsung kepada warga melalui rekening. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here