DP3AKB Cilegon-KIEC Dirikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan

CILEGON, (KB).- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon bersama Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) berencana mendirikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan.

Pendirian rumah perlindungan tersebut untuk mengupayakan perlindungan dan jaminan keadilan bagi para pekerja perempuan. Rumah perlindungan tersebut, rencananya akan diluncurkan di minggu kedua September mendatang.

KIEC sendiri memang telah ditunjuk sebagai pilot project program pembentukan rumah perlindungan pekerja perempuan di kawasan industri, oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

“KIEC menjadi satu dari lima kawasan industri yang ditunjuk sebagai pilot project. Tadi pagi kan peluncurannya, di Jakarta,” kata Kepala DP3AKB Kota Cilegon Henny Anita Susila, Kamis (15/8/2019).

Lima kawasan industri yang dimaksud, adalah KIEC, Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta Timur, Karawang International Industrial City (KIIC) Kabupaten Karawang, Jabar, Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan Bintan Industrial Estate (BIE) Kota Bintan, Kepulauan Riau.

Pembentukan rumah perlindungan pekerja perempuan tersebut, atas dasar nota kesepahaman antara KPPPA dengan manajemen kelima kawasan industri tersebut. “Ini atas dasar MoU antara kementerian dengan kalangan industri,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya bersama KIEC akan berupaya menciptakan suasana kerja yang nyaman secara psikologis bagi pekerja perempuan, sehingga pada akhrinya, kondisi tersebut, berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan.

“Ketika rasa aman dan nyaman dirasakan para kaum wanita di lingkungan kerja mereka, tentu akan berpengaruh pada peningkatan kinerja mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Komersil KIEC Iip Arief Budiman menuturkan, pihaknya menyambut baik program tersebut. KIEC siap memfasilitasi pendirian rumah perlindungan pekerja perempuan.

“Kami dengan DP3AKB Kota Cilegon akan mempersiapkan sarana dan prasarananya hingga pada relawannya,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here