Sabtu, 23 Februari 2019

Doa Bersama untuk Korban Tsunami, Gubernur Banten Ajak Warga Ramaikan Masjid di Malam Tahun Baru

SERANG, (KB).- Istighosah yang semula direncanakan di lokasi bencana tsunami Selat Sunda batal. Sebagai gantinya, Pemprov Banten menggelar Salat Ghoib dan istighosah di Masjid Raya Albantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (31/12/2018). Gubernur Banten Wahidin Halim juga mengajak masyarakat agar meramaikan masjid-masjid pada malam pergantian tahun tersebut.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Gubernur Banten Wahidin Halim dalam tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di Provinsi Banten. Surat edaran tersebut ditujukan kepada bupati/walikota se-Provinsi Banten, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Kepala OPD/biro Pemprov Banten, Pimpinan Lembaga/Organisasi Keagamaan. Surat Edaran tersebut dikeluarkan dalam rangka memelihara ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat.

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi dan tidak melakukan kegiatan apapun di sepanjang pantai dan mengisi malam pergantian tahun ini dengan kegiatan ibadah. Bagi yang beragama Islam, agar diisi dengan kegiatan di masjid sekitar rumahnya, diisi dengan istighasah, berzikir dan berdoa, serta melaksanakan Salat Ghoib bagi para korban Tsunami Selat Sunda.

Sebelumnya, Gubernur dan seluruh pegawai Pemprov Banten awalnya akan melaksanakan Istighosah di tempat yang terkena bencana. Namun setelah beberapa tempat disurvey ternyata rata-rata lokasi dan fasilitas umum masih dalam kondisi pembenahan dan pembersihan sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar acara yang melibatkan ribuan orang jamaah.

“Untuk itu, pegawai pemprov Banten dan jamaah dari masyarakat akan difokuskan Salat Ghoib dan zikir bersama di Masjid Raya Al-Bantani KP3B, Kota Serang dan diselenggarakan di Masjid-masjid sekitar wilayah yang terkena bencana. Oleh sebab itu gubernur akan mengirimkan perwakilan pemprov dan meminta MUI di setiap daerah tersebut untuk memimpin doa dan dzikir di malam tahun baru ini,” ujar Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik Diskominfotiksan Banten, Amal Herawan Budhi, dalam siaran persnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim meminta masyarakat agar tidak berlebihan dalam menyambut tahun baru 2019 dalam situasi penuh keprihatinan atas bencana tsunami yang terjadi.

“Kita sedang prihatin atas kejadian musibah tsunami yang melanda pesisir Banten. Tadinya saya ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, tapi ternyata keadaannya belum memungkinkan. Kita doakan saja bersama-sama,” tuturnya.

Salat Ghoib dan istighasah di malam tahun baru juga akan dilakukan serentak di tingkat pemerintah kota dan kabupaten se-Banten. (RI)*


Sekilas Info

Pendaftar Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Banten Membeludak

SERANG, (KB).- Pendaftar seleksi calon Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten periode 2019-2023 membeludak. Sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *