DLH Kota Tangerang Sumbangkan Uang Hasil Sedekah ke Lombok

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang yang mengusung program Sedekah Sampah pada stan selama Festival Cisadane 2018, sedikitnya berhasil mengumpulkan 155,3 kilogram sampah kering organik dari masyarakat. Hasil sampah yang terkumpul oleh DLH pada acara tahunan tersebut, langsung digabungkan dengan sampah di Agustus dari masyarakat sudah menyumbangkan sampahnya hingga terkumpul sebanyak 1.989 kilogram.

Dikha, Staf Bidang Kebersihan DLH Kota Tangerang saat ditemui di ruang kerja mengatakan, setiap akhir bulan sampah yang sudah terkumpul dari sedekah masyarakat dijual oleh DLH Kota Tangerang. “Ya semuanya sudah kami jadikan uang dan uangnya itu sudah kami sumbangkan juga,” katanya. Ia menuturkan, uang dari hasil sedekah sampah masyarakat selama Agustus tersebut, langsung disumbangkan kepada korban gempa bumi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Uangnya tersebut kami sumbangkan untuk korban gempa bumi yang terjadi di NTB, kami berikan bantuan sebesar Rp 3 juta lebih yang kami salurkan lewat PMI Kota Tangerang dan itu hasil sumbangan di Agustus 2018, sedangkan uang sebesar Rp 14 juta lebih kami sumbangkan ke Baznas dan ini hasil dari Februari 2017 hingga April 2018,” ujarnya.

Agar masyarakat mengetahui adanya Program Sedekah Sampah di Kota Tangerang, DLH menggandeng para komunitas yang ada di Kota Tangerang, untuk menyosialisasikan program tersebut. “Kecamatan serta kelurahan juga sudah kami kasih surat edaran adanya program sedekah sampah ini, tapi kami menginginkan supaya masyarakat yang menyosialisasikan serta menyukseskan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, alasan pemerintah memilih masyarakat langsung yang menyosialisasikan, karena menurut dia, lebih efisien dan lebih efektif. “Kalau dari masyarakat apalagi yang sudah mengenal satu sama lainnya itu lebih gampang untuk mengajak masyarakat lainnya. Kalau dari pemerintah yang menyosialisasikan itu sudah biasa, tapi kalau masyarakat yang menyosialisasikan lebih cepat dan tingkat kesadaran masyarakat itu lebih tinggi,” tuturnya.

Ia berharap, masyarakat yang sudah mengetahui adanya Program Sedekah Sampah, masyarakat langsung memilah sampah di rumahnya masing-masing. “Ya karena dengan cara seperti itu, saya rasa tonase atau penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) bisa semakin berkurang dan tidak adanya penumpukan sampah lagi,” katanya. (Dewi Agustini)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here