Sabtu, 20 Oktober 2018
Walikota Tangerang Arief R Wismanyah dan Dewan Pengawas PDAM Kota Tangerang sidak pembangunan.*

Diusia ke-23, PDAM Tirta Benteng Harus Lebih Profesional

TANGERANG, (KB).- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang memasuki usia ke-23 pada Jumat (12/10/2018) atau hari ini. Diusai tersebut tentunya membuat PDAM Tirta Benteng lebih fokus dalam melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Tangerang.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menegaskan, menginjak usia ke-23 tentunya PDAM Tirta Benteng lebih meningkatkan dan memperbaiki manajemen dalam pengelolaan air bersih. Pasalnya, tantangan kedepan lebih berat karena harus memenuhi target yang diinginkan.

“PDAM Tirta Benteng harus mampu memenuhi target dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Arief R Wismansyah. Untuk memenuhi target tersebut, orang nomor satu di Kota Tangerang pun tidak menutupi adanya kekurangan didalam tubuh PDAM Tirta Benteng.

“Evaluasi kinerja harus terus dilakukan. Sebab, apabila manajemen tidak baik, maka tidak akan mampu untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih,” imbuh Arief seraya menambahkan, manajemen tidak baik juga berdampak pada minimnya kualitas kesejahteraan bagi teman-teman PDAM Tirta Benteng. Kedepannya, Arief juga mengharapkan agar manajemen PDAM Tirta Benteng lebih profesional.

Sementara Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Ichsan Sodikin mengatakan, kenaikan jumlah pelanggan dan jumlah jaringan PDAM Tirta Benteng dibawah kepemimpinan Walikota Arief R Wismansyah selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan.

Sebab, sebelum dikerjasamakan dengan PT Moya tahun 2016 kapasitas air hanya mencapai 550 liter perdetik dan hanya melayani 23 ribu pelanggan. “Setelah dikerjasamakan jumlah kapasitas air meningkat menjadi 770 liter perdetik dengan jumlah pelanggan saat ini mencapai sebanyak 44.418 ribu pelanggan,” ucapnya.

Ichsan mengatakan, guna meningkatkan pencapaian peningkatan pelanggan pihaknya juga mendapat hibah dari BBWS dalam pembuatan intake (tempat penampungan air baku-red) ditahun 2018.

Dimana saat ini mampu volume intake menampung 1.500 liter air perdetik. Volume tersebut, sambung Ichsan dipersiapkan untuk melayani zona II di Kecamatan Periuk, Karawaci, Cibodas, Tangerang dan Jati Uwung.

“Dan saat ini pelanggan PDAM TB hingga Oktober 2018 telah mencapai 44.418 ribu. Sedangkan pada tahun 2014 hanya 23.000, artinya naik hampir dua kali lipat dalam empat tahun,” terang dia.

Ichsan mengaku, pihaknya terus berupaya meningkatkan jumlah pelanggan. Dimana dari 17 ribu pelanggan yang ditargetkan pada 2018, saat ini sudah terealisasi sebanyak 3 ribu lebih pelanggan. “Seperti yang diinstruksikan oleh walikota, kami terjun ke kampung-kampung. Kami terus mensosialisasikan agar masyarakat beralih dari air tanah ke PDAM Tirta Benteng” pungkasnya. (DA)*


Sekilas Info

Awasi Proyek Strategis Nasional, Kejari Jalin MoU dengan Pemkot Tangerang

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota Tangerang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Tangerang, Rabu (17/10/2018) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *