Dituding Melakukan Praktik Prostitusi dan Perdagangan Manusia, Caleg Perindo Kabupaten Serang Dibekuk Polisi

CILEGON, (KB).- NH (36), warga Puloampel, Kabupaten Serang, tengah berurusan dengan Polres Cilegon. Salah satu Caleg Partai Perindo Dapil 5 (Kecamatan Kramatwatu, Waringin Kurung, Pulo Ampel, Gunungsari dan Kecamatan Bojonegara) Kabupaten Serang ini, tertangkap basah melakukan praktik prostitusi dibawah umur juga perdagangan manusia.

Pemilik Salon RF di Jalan Raya Anyer, Lingkungan Ramanuju Baru, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Citangkil, ini digerebek Petugas Satreskrim Polres Cilegon pada Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat pengerebekan berlangsung, di salon NH terdapat korban berinsial AS (15), warga Lampung Selatan, tengah melayani RW (45), salah satu pelanggan NH.

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra mengatakan, penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Itu pun setelah pihaknya menyelidiki salon NH, dua pekan sebelum penggerebekan dilakukan.

“Jadi kasus ini sudah kami selidiki dua minggu. Laporan dari masyarakat ini langsung kami tindak lanjuti. Sebelum penggerebekan, anggota kami mengintai di lokasi. Setelah waktu tepat langsung kami gerebek. Kami temukan salon memang tidak ada peralatan, dan ada praktek prostitusi di dalamnya,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/3/2019).

Menurut Dadi, usai penggerbekan NH dan RW langsung diamankan di Polres Cilegon. Setelah diminta keterangan, kedua orang ini kemudian langsung ditetapkan sebagai tersangka. “Keduanya sudah kami minta keterangan dan kami tahan,” ujarnya.

Saat ini, NH tengah terancam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 83 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 30 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Untuk tersangka perdagangan orang terancam maksimal penjara 10 tahun,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here