Ditjen Hubla Uji Petik di Pelabuhan Merak, Alat Keselamatan Kapal Rusak

CILEGON, (KB).- Direktorat Perkapalan dan Kelautan pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapati alat-alat keselamatan kapal pada sejumlah kapal penumpang pada lintasan Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dalam kondisi rusak.

Bukan hanya itu, sejumlah alat pendukung keselamatan kapal pun rusak, seperti alat pemadam kebakaran (apar) dan peralatan navigasi kapal. Hal itu diketahui ketika para petugas Direktorat Perkapalan dan Kelautan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, melakukan uji petik kelengkapan peralatan kapal, di Dermaga III dan Terminal Eksekutif Dermaga VI Pelabuhan Merak, Senin (20/5/2019).

Ada dua kapal yang diperiksa pada uji petik tersebut, yakni Kapal Motor Penumpang (KMP) Caitlyn di Dermaga III dan KMP Batumandi di Dermaga VI. Tim saat itu memeriksa ruang kemudi, penumpang, deck kendaraan, dan ruangan mesin, selama tiga jam.

Kasubdit Keselamatan Kapal Direktorat Perkapalan dan Kelautan Kapten Sidrotul Muntaha mengatakan, petugas menemukan peralatan yang tidak memenuhi standar.

“Kami dapati house firefighting dan life raft memerlukan perawatan. Lampu life jacket juga belum terpasang di life jacket, dan tekanan fire pump yang belum maksimal,” katanya di Terminal Eksekutif Dermaga VI.

Diupgrade

Sidrotul Muntaha mengatakan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memberikan arahan agar seluruh peralatan kapal yang tidak sesuai standar harus segera diupgrade paling lambat Jumat (24/5/2019). Jika hal tersebut tidak dipenuhi, maka kapal-kapal tersebut tidak diperbolehkan untuk berlayar pada arus mudik nanti.

“Pokoknya semua kapal yang akan memberikan pelayanan nanti, harus memenuhi standar pelayaran. Jika tidak, maka kami secara tegas melarang kapal itu berlayar,” ujarnya.

Untuk itulah, kegiatan uji petik ini dilaksanakan untuk menjamin keselamatan para penumpang kapal. “Semua kapal yang beroperasi di sini akan kami uji petik. Targetnya semua selesai kami uji akhir pekan ini,” tuturnya.

Terkait hal itu, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Banten Nurhadi mengimbau agar seluruh kapal yang beroperasi segera melakukan pembenahan. Khususnya melengkapi alat-alat keselamatan kapal agar memenuhi standar pelayaran.

“Ini semua demi keselamatan penumpang. Oleh karena itu, kami imbau agar kapal penumpang yang masih belum memenuhi standar, segera melakukan pembenahan,” ucapnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here