Ditertibkan Pekan Depan, Baru 10 Persen PKL yang Daftar Pindah

Warga melintas di depan Lapak PKL Pasar Rau yang berada di trotoar Jalan.*

SERANG, (KB).- Penertiban Pedagang Kreatif lapangan (PKL) di luar Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang akan dilakukan pada Senin, 2 September 2019. Namun, dari 612 PKL baru 10 persen yang mendaftar untuk pindah ke lantai dua Pasar Rau.

“Yang melakukan daftar ulang sampai hari ini (kemarin) baru 10 persen dari 612 PKL yang ada. Kamis (29/8/2019) akan kami gencarkan lagi. Agar seluruh PKL melakukan daftar ulang untuk mendapatkan tempat berjualan mereka yang sudah disiapkan oleh pengembang Pasar Rau,” kata Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi (Disperdaginkop) dan UKM Kota Serang Yoyo Wicahyono, usai rapat perencanaan penertiban Pasar Rau di lantai tiga gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Rabu (28/8/2019).

Ia mengatakan, pada Kamis (29/8/2019) hari ini akan ada pengecekan pedagang di Pasar Rau yang dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder terkait.

“Hasil rapat, yang bersedia mengecek ke pasar itu Wakil Wali Kota bersama tim dan unsur Muspida dan OPD lainnya,” katanya.

Pengecekan lapangan ini juga sekaligus untuk memastikan awning serta memberitahukan PKL agar bersedia pindah dan melakukan daftar ulang ke PT Pesona selaku pengelola pasar. Dengan begitu, pada saat penertiban para pedagang sudah siap dan memiliki tempat untuk mereka berjualan.

“Sebelumnya kan sudah diberikan surat edaran, baik dari kami maupun dari Satpol PP. Kemudian surat imbauan juga sudah. Jadi besok (hari ini) itu akan kami gencarkan kembali agar mereka tidak kaget ketika ditertibkan,” katanya.

Selain itu, sejumlah asosiasi juga bersedia dan setuju atas penertiban ini, termasuk Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Serang. “Pembahasannya itu saja, kesiapan OPD dan ada beberapa juga aspirasi dari pedagang. Intinya semua telah setuju dan mendukung penertiban ini,” ucapnya.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Serang Kusna Ramdhani mengatakan, pihaknya hanya membantu pengamanan dan mengawal penertiban pada 2 September nanti. Segala persiapan serta kesiapan sudah dilakukan, termasuk menyiapkan personel yang akan diturunkan pada saat penertiban.

“Itu kan leading sector-nya ada di Disperdaginkop. Jadi kami hanya membantu, dan ada OPD lainnya juga, tidak hanya Satpol PP saja. Kalau kami secara kesiapan, tentu sudah siap segala sesuatunya. Kami juga akan menurunkan dua pleton, atau sekitar 50 personel,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, tujuan dari penertiban ini bukanlah untuk mematikan mata pencaharian pedagang. Akan tetapi memberikan kenyamanan kepada pedagang tanpa mengganggu pengguna jalan. Penertiban ini pun mendapat persetujuan dari semua pihak.

“Pemerintah Kota Serang juga kan memiliki target bahwa yang menempati badan jalan hingga trotoar itu tidak boleh. Maka saya tekankan kepada PT Pesona (pengembang pasar rau) untuk memberikan tempat di kawasan pasar, jangan sampai berada diluar. Karena kan masyarakat juga menginginkan jalanan lancar,” katanya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here