Ditarget Rampung November, Realisasi Proyek Fisik Rendah

SERANG, (KB).- Pengerjaan proyek fisik pada lingkup organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Banten sudah harus rampung pada November 2017. Namun, hingga triwulan III, rata-rata capaian realisasi fisik belum sampai 70 persen. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Banten, Mahdani mengungkapkan, target tersebut merupakan arahan Gubernur Banten, Wahidin Halim. Diharapkan dengan begitu pelaksanaan proyek-proyek jasa konstruksi bisa selesai tepat waktu.

“Memang sudah harus selesai di akhir November ini. Tapi, itu proyek fisik yang kecil-kecil, kalau yang besar-besar itu ada kebijakan khusus, tetap sampai Desember,” katanya, Ahad (15/10/2017). Ia menuturkan, proyek-proyek fisik yang menelan anggaran besar yang dimaksud, seperti pengerjaan pembangunan jalan. “Kayak proyek jalan, itu kan memang sudah kontrak. Jadi, Desember lah. Cuma saya tidak hafal (proyek) jalan yang mana saja itu,” ujarnya.

Ia menuturkan, hingga saat ini realisasi fisik masih rendah, yakni sekitar 60 persen lebih. “Triwulan III itu masih di angka 60 persenan lah. Tapi, kami pantau terus, mendorong OPD-OPD supaya ngebut, segera menyelesaikan pekerjaan,” ucapnya. Sementara, menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banten, Thoni Fathoni Mukson, saat ini proyek fisik masih terus berjalan. Berdasarkan pemantauan dan hasil koordinasi, progresnya saat ini berada di kisaran 70 persen.

“Perkiraan segitu. Hanya saya tidak hafal per kegiatan ya, tapi saya kira on going itu dan kalau dari target 100 persen kemudian capaian 70 persen menurut saya sudah bagus itu. Di Perubahan ini kami koordinasi lagi dengan PUPR untuk progres kegiatan-kegiatan yang ada,” tuturnya, melalui sambungan telepon, kemarin. Sebelumnya, Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta OPD untuk menyelesaikan kegiatan pada November 2017. “Target ini harus tercapai untuk keberlanjutan pembangunan di Banten. Kalau sudah selesai kan kami lanjut pembangunan dengan APBD 2018,” katanya, beberapa waktu lalu. (RI)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here