Sabtu, 26 Mei 2018
PUNGGAWA Perserang Supriyono (kiri) mendapat pengawalan ketat pada pertandingan kontra Persibat Batang, di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang, Kamis (10/5/2018).*

Ditahan Imbang Persibat 1-1, Pelatih Perserang Kecewa

SERANG, (KB).- Klub sepak bola asal Kabupaten Serang, Perserang harus merelakan kehilangan 2 poin, pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2018, Kamis (10/5/2018). Alasannya, pada laga yang mempertemukan Perserang menjamu Persibat Batang tersebut harus berakhir imbang 1-1.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten, meski berlaga di depan suporternya sendiri, namun Perserang nampak kebingungan khususnya pada babak pertama. Meski kedua tim saling menjual beli serangan, namun Perserang sering kehilangan bola.
Parahnya, hal tersebut dimanfaatkan kubu lawan yang berawal dari kurang koordinasi pemain belakang Perserang. Tepatnya pada menit ke 20, Persibat Batang berhasil menggetarkan gawang tuan rumah.

Melihat kenyataan tersebut, pemain Perserang tampak tersengat, dengan terus melakukan serangan ke jantung pertahanan Persibat Batang. Akan tetapi, lini pertahanan tim tamu terlihat cukup sulit ditembus, hingga memaksa babak pertama berakhir dengan skor 0-1.

Memasuki babak kedua, Perserang terlihat mengubah gaya permainan, dengan melakukan tekanan dari dua sisi. Tak hanya itu, umpan panjang lebih sering dilakukan skuat Laskar Singandaru. Hasilnya, pada menit ke 78 Perserang berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan Tugi Hadi.

Meski Laskar Singandaru terus melakukan tekanan sepanjang babak kedua, namun papan skor tidak berubah hingga peluit panjang berakhir. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir pada pertandingan tersebut.

Menanggapi hasil kontra Persibat Batang, Pelatih Perserang Zaenal Abidin mengaku kecewa karena harus berakhir imbang. Padahal menurut dia, dalam segi permainan dan penguasaan bola, anak asuhnya sudah mendominasi. “Ini hasil yang mengecewakan, karena seharusnya kita bisa memenangkan laga kandang ini. Apalagi, dari segi permainan dan penguasaan bola kami unggul,” ujarnya.

Ia mengatakan, faktor utama dari hasil tersebut karena pemain Perserang kehilangan konsentrasi pada babak pertama, terbukti saat terciptanya gol bagi kubu lawan. Meskipun kesalahan tersebut sudah dapat diperbaiki di babak kedua, namun waktu pertandingan tidak mencukupi untuk Perserang membalikkan keadaan.

“Ya, di babak pertama anak-anak seperti kehilangan konsentrasi. Saya sudah sering mengatakan kepada mereka untuk fokus. Di babak kedua makanya saya kembali tekankan itu, dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Kita sebenarnya bisa unggul, namun waktu sudah tidak cukup,” ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Persibat Batang Daniel Roekito mengaku puas dengan hasil tersebut. Apalagi, target mereka kala bertamu ke Serang memang untuk mencuri poin.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami memang ingin mencuri poin disini. Bersyukur hal itu bisa tercapai sekarang. Walaupun tidak menutup kemungkinan kita bisa unggul pada pertandingan tadi, namun hasil ini sudah membuat kami cukup puas,” tuturnya. (YA)*


Sekilas Info

Porprov V Banten, Atlet Kabupaten Tangerang Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

TANGERANG, (KB).- Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang melakukan gebrakan dalam memberi kenyamanan bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *