Selasa, 21 Agustus 2018

Disuguhi Aplikasi Mirip Ojek Online, Opang Sepakat Damai

CILEGON, (KB).- Ratusan pengemudi ojek pangkalan (opang) melakukan aksi damai di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Selasa (21/11/2017). Ratusan opang yang mengatasnamakan diri sebagai Paguyuban Ojek Pangkalan Cilegon (POPC) tersebut, menyatakan setuju untuk berdamai dengan ojek berbasis aplikasi internet. Aksi tersebut, merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan antaran opang dan ojek online yang telah diselaraskan, beberapa waktu lalu.

Ketua Umum POPC, Huri Masghuri mengatakan, aksi saat itu dinamakan pawai simpati pindah pangkalan. “Ini bentuk sosialisasi dari kami, bahwa persoalan antara opang dengan ojek online sudah selesai,” katanya. Salah satu hal yang mendorong terjadinya kesepahaman damai, yakni janji Pemkot Cilegon membuatkan sistem aplikasi online khusus pengemudi opang.

Di mana sistem aplikasi tersebut disebut-sebut akan meningkatkan usaha opang yang jumlahnya hampir mendekati 1.000 orang di 45 pangkalan. “Kami sangat berharap, dengan bantuan itu. Ini merupakan angin segar yang telah ditawarkan pemkot. Kami meyakini, sistem aplikasi ini akan memerbaiki usaha kami. Semoga saja ini tidak sekadar program kosong dengan harapan yang tidak terealisasi,” tuturnya.

Meski begitu, dia tidak menjamin selesainya riak keributan antara opang dengan pengendara ojek online. Ia meyakini, masih ada segelintir opang yang belum sepaham dengan pihaknya. “Kalau ada riak kecil, inilah organisasi. Tidak menutup kemungkinan mereka dikompori pihak ketiga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Pemkot Cilegon, Bayu Panatagama menuturkan, aksi opang tidak lain ingin menyampaikan kepada masyarakat dan Pemkot Cilegon, terkait adanya kesepakatan damai antara pihaknya dengan ojek online. “Itu mirip aksi sosialisasi, tidak apa-apa,” ucapnya.

Menurut dia, Pemkot Cilegon telah berkomitmen untuk menyiapkan sistem aplikasi untuk para opang. Selain itu, juga sejumlah program pembinaan lain yang akan digulirkan untuk mereka. “Ini akan menjadi bentuk perhatian pemkot kepada para pengendara opang. Maka itu, kami mendorong kepada opang untuk membuat legalitas terhadap organisasi mereka. AD/ART sudah dibuat, tinggal badan hukumnya saja,” tuturnya. (AH)***


Sekilas Info

Serapan Anggaran Rendah, Dewan Panggil Kepala OPD Pemkot Cilegon

CILEGON, (KB).- Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali menjadi sorotan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *