Selasa, 11 Desember 2018

Distan Pantau Stok dan Harga Daging Sapi di RPH Karawaci

SERANG, (KB).- Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten memantau ketersediaan dan harga daging sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (21/6/2017) malam. Pantauan Kabar Banten, tim Distan Banten memantau langsung stok sapi hidup untuk persediaan jelang Idulfitri 1438 Hijriah dan proses pemotongan sapi.

“Ketersediaan daging sapi bisa dikatakan sangat mencukupi untuk Idulfitri 2017 ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid. Ia mengungkpkan, harga sapi hidup di RPH juga dinilai stabil yakni rata-rata Rp 41.000 sampai Rp 43.000 per kilogram. Sedangkan, harga daging sapi di pasaran sekitar Rp 110 ribu sampai Rp115 ribu per kilogram.

Menurutnya, kebijakan pemerintah menyediakan daging beku dengan harga rata-rata Rp 80 ribu per kilogram berpengaruh terhadap kalangan swasta dengan menurunnya omzet dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami berkomitmen dua atau tiga tahun ke depan kita bisa normal kembali dengan adanya program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB). Jadi kita berharap tidak tergantung lagi pada daging beku untuk menstabilkan harga daging sapi ini. Kita ingin harga daging murah tapi tetap berkualitas, sehat, dan halal,” kata Agus.

Menurutnya, pada 2017 ini ditargetkan ada sekitar 8.800 ekor sapi di Banten yang wajib bunting melalui berbagai program, salah satunya inseminasi buatan (IB). Ia menuturkan, ada liima RPH di Tangerang, salah satunya RPH milik pemerintah di Bayur Tangerang dengan rata-rata 150 ekor sapi yang dipotong setiap hari. Kemudian RPH Petir, RPH Sela Panjang, RPH Karawaci dan satu RPH lainnya di Tangerang.

Sementara itu, Manajer RPH Karawaci, Widodo mengatakan, stok daging sapi di RPH Karawaci sangat lebih dari cukup untuk kebutuhan menjelang lebaran dan beberapa hari setelah lebaran. Begitu juga untuk stabilitas harga di RPH tidak ada kenaikan, termasuk dari perusahaan penggemukan sapi (Feedloter). “Sampai saat ini tidak ada kenaikan harga daging sapi,” kata Widodo.

Widodo mengakui dengan adanya kebijakan pemerintah melalui kebijakan daging sapi beku di pasaran dengan harga maksimal Rp 80 ribu per kilogram, berpengaruh terhadap permintaan daging sapi segar di tingkat RPH. “Tahun ini omzet kami turun hingga 50 persen. Biasanya dalam satu malam itu jelang lebaran memotong 60 sampai 70 ekor setiap hari, saat ini paling 30 sampai 40 ekor per hari.

Jadi persediaan untuk daging segar sangat cukup,” kata Widodo. Jumlah stok sapi yang ada di RPH Karawaci saat ini 400 ekor lebih dan sekitar 420 ekor akan kembali datang pada Kamis (22/6) hari ini. Pasokan sapi ke RPH Karawaci berasal dari Lampung dan Bandung. “Pasaran kami 60 persen di Banten dan 40 persen ke Jakarta. Dan 60 persennya itu untuk olahan bakso,” kata Widodo. (H-42)***


Sekilas Info

Kantor Kecamatan Jawilan Didemo

SERANG, (KB).- Ratusan warga RT10, Kampung Caringin, Desa Bojot, Kabupaten Serang berunjuk rasa di depan Kantor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *