Dispora Dukung Tangcity Mall Kembangkan Tim Profesional E-Sports

Tangcity Mall Kembangkan Tim Profesional E-Sports.*

Animo masyarakat Indonesia, terutama kaum milenial terhadap gaming sudah tak bisa dipandang sebelah mata. Jumlah gamer mobile di Tanah Air pun terus meningkat bahkan sudah mencapai 60 juta jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan akan naik menjadi 100 juta pada tahun 2020.

Tak heran apabila perkembangan teknologi yang sangat cepat memunculkan banyak ide kreatif dan pekerjaan baru. Salah satu pekerjaan baru itu adalah menjadi professional gamer atau olahraga elektronik alias Esports yang tentunya saat ini sangat diperhatikan pemerintah dan memiliki peluang bisnis yang sangat baik. Terlebih pekerjaan ini mendapat banyak dukungan investasi dari pemerintah maupun pihak swasta.

Selain itu gairah e-sports di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, kian menggeliat seiring dengan makin diakuinya permainan yang mengandalkan ketangkasan, konsentrasi tinggi, kecerdasan, dan kecepatan dalam membangun serta menerapkan strategi. Berikut pula dukungan teknologi, sebagai olah raga elektronik dengan kompetisi berhadiah fantastis yang dikemas sebagai tontonan seru, menarik, sekaligus menghibur.

Seiring dengan perkembangan e-sports yang pesat itulah, membuat Tangcity Mall menyediakan wadah bagi para player e-sport untuk mengembangkan bakatnya dalam dunia profesional. Tim E-sport Tangcity yang berdiri sejak Mei 2019 itu kini sudah memiliki tiga divisi olahraga elektronik yakni Mobile Legend, PUBG, dan Free Fire . Sebanyak 13 atlet muda tergabung dalam Tim E-sport Tangcity.

“Kami pelan-pelan memperkenalkan diri dengan rajin ikut turnamen, baik yang digelar di Tangcity Mall atau di luar,” ungkap Community Relation and Media Communication Tangcity Mall, Fakhdian Pamungkas, Senin (21/10/2019). Ia menuturkan bagi pemain yang sudah tergabung dalam Tim E-sport Tangcity mendapat sejumlah fasilitas mulai dari biaya pendaftaran kompetisi hingga uang akomodasi.

Bahkan ke depannya, Tim E-sport Tangcity berencana akan memiliki markas sendiri sebagai tempat berlatih dan mengatur strategi agar potensi para atlet dapat dimaksimalkan. “Kita rencananya memang mau bikin gaming house khusus untuk tim Esport Tangcity,” ujar Fakhdian.

Sementara perkembangan e-sport di Kota Tangerang tak luput mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, mengatakan pihaknya sangat mendukung perkembangan esport di Kota Tangerang yang kian hari digandrungi masyarakat, khususnya kalangan milenial.

Meski mendukung olahraga elektronik itu, namun diakuinya, pihak Pemkot Tangerang belum bisa berbuat banyak lantaran esport belum masuk ke dalam program tahun 2019 ini. “Di KONI Kota Tangerang ada 42 cabang olahraga, Insya Allah tahun depan ada 43, yaitu esport. Jika sudah masuk cabang olahraga semua pasti kita fasilitasi,” janji Engkos dalam acara Forum Group Discussion The Explosive Growth of E-sport di Tangcity Mall.

Engkos menambahkan beberapa badan pemerintahan di Indonesia juga telah mendukung e-sports, yakni Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FORMI), Indonesia eSport Association (IeSPA), Kementrian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO), juga Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF). (Dewi Agustini)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here